JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Pilgub, PNS Solo Ditekan untuk Netral

Pilgub, PNS Solo Ditekan untuk Netral

424
BAGIKAN

logo pilgub jatengBALAIKOTA-Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah, Pemkot Solo akan deklarasi dan menandatangani pakta integritas netralitas pegawai negeri sipil (PNS).

Teken pakta integritas itu, agar PNS Solo tidak terlibat politik praktis. Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto mengatakan, pelaksanaan Pilgub Jawa Tengah tinggal beberapa bulan. Saat ini sudah masuk tahap pendaftaran calon gubernur (Cagub) dan calon wakil gubernur (Cawagub) ke KPU Provinsi Jawa Tengah.

“Banyaknya para birokasi yang mencalonkan diri baik Cagub dan Cawagub sangat rawat terjadi mobilisasi PNS,” ujar Budi, Selasa (5/3). Kata Budi, pihaknya segera membentuk tim khusus yang bertugas memantau aparat di bawahnya.

Tim ini akan dipimpin langsung Inspektorat dengan dibantu para kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkot Solo.  Jika tim itu mendapati PNS terlibat politik praktis dengan mendukung salah satu calon, maka langsung dilaporkan ke Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu).

Sedangkan, badan kepegawaian daerah (BKD) yang berhak memberikan sanksi bagi oknum PNS yang tidak netral itu. “Setiap kepala satuan kerja bertanggung jawab mengawasi bawahannya. Jika ada temuan lagsung dilaporkan,” katanya.

Diakui Budi, kerlibatan PNS dalam Pilgub pernah terjadi di tahun sebelumnya. Akan tetapi jumlahnya tidak banyak. PNS yang bersangkutan ditegur BKD. Sehingga, dengan adanya keberadaan calon incumbent maupun calon dari kalangan birokrasi yang maju dalam Pilgub membuat ancaman pelanggaran semakin besar.

”Keselahan yang sering ditemukan di lapangan, PNS yang bersangkutan selalu berdalih hanya mengantarkan saudaranya,” jelasnya. Budi menambahkan, rencananya, pihaknya akan segera mengapelkan para pegawai di lingkungan Pemkot. Apel digelar untuk mengingatkan para pegawai agar netral dalam pemilihan Gubernur Jawa Tengah. ”Kami akan melakukan ikrar integritas agar bisa bekerja dengan profesional,” tandasnya. Muhammad Ismail