JOGLOSEMAR.CO Foto Pilkades Curang, Warga Lempong Geruduk Kantor Bupati

Pilkades Curang, Warga Lempong Geruduk Kantor Bupati

368
BAGIKAN
DEMO PILKADES—Ratusan warga Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Karanganyar yang tidak menerima hasil Pilkades melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (20/3) siang.
DEMO PILKADES—Ratusan warga Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Karanganyar yang tidak menerima hasil Pilkades melakukan aksi demo di depan Kantor Bupati Karanganyar, Rabu (20/3) siang.

KARANGANYAR—Kantor Bupati Karanganyar digeruduk oleh ratusan warga yang berasal dari Desa Lempong, Kecamatan Jenawi, Rabu (20/3) siang. Mereka mendesak agar Bupati Rina Iriani tidak melantik Kades terpilih, Sukarno, karena melakukan kecurangan saat Pilkades dengan menggelembungkan suara. Rencananya, pelantikan Kades Sukarno akan dilakukan hari ini, Kamis (21/3).

Ratusan warga tersebut datang ke kantor Bupati Karanganyar sekitar pukul 10.30 WIB. Mereka datang menggunakan empat truk besar sambil membawa spanduk yang isinya menuntut penegakan keadilan di Desa Lempong. Mereka yang tidak bisa masuk ke area kantor bupati karena dihadang aparat kepolisian hanya berunjuk rasa di depan pagar kantor.

“Kami ingin mencari keadilan dengan menemui Bu Rina. Mengapa tak boleh? Kami hanya orang desa, tak akan anarkis, kantor bupati juga rumah rakyat,” teriak Yanto, salah seorang pendemo.

Setelah melakukan negosiasi dengan aparat, akhirnya 10 pendemo sebagai perwakilan diizinkan masuk. Salah satu perwakilan warga yang ikut masuk adalah Yaqub Ardani, calon Kades yang kalah dalam Pilkades Lempong Februari lalu. Sedangkan dari Pemkab diwakili oleh Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Sunarna, Kabag Hukum Handoko, dan Kepala Kesbangpolinmas Tarsa.

Yaqub Ardani mengatakan Pilkades Lempong lalu diwarnai tindakan kecurangan, yakni penggelembungan suara oleh panitia Pilkades sehingga memenangkan Sukarno. “Jumlah suara yang memilih dengan jumlah suara yang hadir itu tidak sama. Saya harap Bupati mau membatalkan hasil Pilkades,” katanya.

Warga lainnya, Bambang Priyono mendesak agar Bupati Rina tidak melantik Kades terpilih hingga kasus tersebut selesai. Menurutnya, warga juga telah melayangkan surat keberatan terkait hasil Pilkades tersebut yakni kepada bupati, ketua DPRD, hingga Kapolres. “Namun tidak ada yang membalas surat yang kami berikan. Apa pemerintah ini tuli? Jika memang tetap dilantik, jangan salahkan tindakan warga nanti,” tegasnya.

Menanggapi permintaan warga tersebut, Kabag Pemdes Setda Karanganyar, Sunarna, menyatakan Kades Sukarno tetap akan dilantik sesuai jadwal. Sebab semua proses Pilkades sudah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Muhammad Ikhsan