JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri PNS Tak Netral Akan Dikenai Sanksi

PNS Tak Netral Akan Dikenai Sanksi

311
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Sekretaris Daerah (Sekda) Wonogiri, Budisena menjamin Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Wonogiri netral dalam Pilgub maupun Pileg mendatang. Ia bahkan menyatakan akan menjatuhkan sanksi bagi PNS yang terbukti memihak salah satu calon tertentu.

Hal itu dikatakan Budisena seusai menyaksikan penandatanganan kesepakatan kerja sama Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) di Ruang Data Setda, Selasa (19/3).

“PNS kita netral terhadap tiga pasangan calon untuk Pilgub 2013 ini. Kalau memang ada PNS yang melanggar maka tentu akan diberikan sanksi sesuai jenis pelanggarannya. Yang terberat bisa diberhentikan, yang berat bisa penurunan pangkat dan penundaan kenaikan pangkat,” terang Budi.

Sementara itu kerja sama Gakkumdu ditandatangani tiga pihak, yakni Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten (Panwaslukab) Wonogiri, Polres dan Kejaksaan. Penandatanganan itu disaksikan langsung oleh Ketua Badan Pengawas Pemilu (Banwaslu) Jawa Tengah, Abhan Misbah.

“Ada tiga kemungkinan yang bisa terjadi saat dan jelang Pilgub 2013 dan Pileg 2014 nanti. Satu, adanya politik uang, lalu kampanye terselubung, dan ketiga adanya mobilisasi birokrasi. Ketiganya berpotensi ke ranah hukum pidana. Untuk itu perlu adanya kerja sama antar-pemangku kebijakan dengan Panwaslukab,” terang Abhan.

Ia mengatakan, kerja sama ini perlu karena Panwaslu tidak memiliki wewenang dalam melakukan penyidikan. Hal ini menjadi tugas Polisi dan kejaksaan. “Jika ada temuan yang mengarah ke pidana, pihak Panwaslu memiliki waktu 14 hari untuk menyerahkan bukti pelanggaran selanjutnya diproses oleh Kepolisian dan Kejaksaan,” imbuhnya.

Eko Sudarsono