JOGLOSEMAR.CO Daerah Klaten Praktek Curang Pilkades, Panitia Diminta Waspada

Praktek Curang Pilkades, Panitia Diminta Waspada

278
ilustrasi
ilustrasi

KLATEN – Praktek-praktek kecurangan dalam persiapan Pilkades massal di 278 desa mulai bermunculan. Paguyuban Kepala Desa dan Perangkat Desa Bhakti Manggala menuai banyak laporan dari masyarakat.

Sekretaris Bhakti Manggala, Suryo Hadiyanto, mengatakan laporan yang tersebut antara lain mulai adanya kampanye terselubung, politik uang sampai persoalan domisili bakal calon Kades. Dari sekian persoalan, yang paling mendesak disikapi semua pihak adalah masalah domisili. Sebab dari laporan warga, ada beberapa desa di empat kecamatan yang ditemukan indikasi domisili tak sesuai aturan. “Banyak laporan dari masyarakat soal indikasi praktek-praktek tidak fair dari para calon. Ada bakal calon Kades yang domisilinya tidak di desa tempatnya mendaftar sebagai balon Kades,” paparnya.

Selain itu, terdapat laporan warga adanya calon kades yang mendadak mencari keterangan jika yang bersangkutan sudah berdomisili selama enam bulan lebih di desa tersebut. Padahal dalam Peraturan Bupati 2/2007diatur syarat yang jelas. Pada pasal 8 disebutkan calon harus terdaftar sebagai penduduk desa setempat yang dibuktikan dengan kepemilikan Kartu Keluarga (KK) dan atau kartu tanda penduduk (KTP) dan pada saat pendaftaran bertempat tinggal di desa yang bersangkutan paling sedikit 6 (enam) bulan berturut-turut. “Bahkan ada yang mendadak mencari surat kenal lahir di desa setempat seolah-olah kependudukan di desa tersebut,” kata dia.

Dengan adanya laporan tersebut,  Suryo berharap agar panitia di desa dan Pemkab lebih cermat dalam memverifikasi syarat-syarat dari Balon Kades. Menurutnya, Balon Kades tidak cukup hanya memiliki surat keterangan, tetapi panitia harus mengecek ke warga sekitar tempat tinggalnya. Dengan kecermatan di tingkat panitia desa dan sosialisasi Pemkab, dia berharap Pilkades aman dan tidak ada masalah di kemudian hari.

Terpisah, Kapolres Klaten AKBP Y Ragil Heru Susetya mengatakan Polres sudah mempersiapkan diri untuk pengamanan. Arahan dan pengecekan kesiapan anggotanya terus dilakukan. “Rencananya, semua calon Kades nanti akan kami pertemukan. Untuk membuat ikrar Pilkades damai,” jelasnya. Dengan ada komitmen bersama itu diharapkan ada sikap legowo jika kalah atau menang nantinya. Dari sisi pengamanan, Kapolres mengatakan pihaknya akan meminta bantuan Polres lain atau Brimob jika memang diperlukan.

Angga Purnama

BAGIKAN