Produksi Genting Karanggeneng

Produksi Genting Karanggeneng

578

Kesulitan Bahan, Datang Bahan dari Wilayah Lain

perajin genting-2Seorang lelaki paruh baya dengan rambut mulai memutih tengah menghaluskan batu bata mentah digubuk produksi di Jalan Prof Soeharso, lingkar utara Dusun Tegalmulyo, Karanggeneng, Boyolali. Mengenakan kaus oblong warna putih dan celana kain warna hijau tua yang memudar, peluhnya bercucuran membasahi wajahnya yang telah mulai berkeriput.

Sutarji, lelaki berumur 55 tahun itu menyambut dengan senyum ramah kedatangan Joglosemar. “Saya mulai menjalankan usaha ini sudah dari 30 tahun lalu sejak saya masih sekolah, nyambi. Sekilas memang proses pembuatannya mudah, namun banyak kendala tak terduga yang sering mengganjal di jalan. Harus pintar-pintar memutar otak dan jangan berpikir untuk menyerah,” paparnya.

Ia kemudian cerita 30 tahun silam daerah Karanggeneng merupakan daerah yang tersohor dengan produksi genting dengan kualitas istimewa. Sebanyak 55 perajin menggantungkan hidupnya dari membuat genting. Namun seiring dengan perkembangan masyarakat dan semakin tergerusnya lahan bahan baku, banyak perajin yang gulung tikar atau banting setir memproduksi batu bata.

“Lahan bahan baku sudah banyak yang berubah menjadi perumahan. Padahal kalau untuk membuat genting harus menggunakan tanah liat dengan kualitas terbaik. Ya solusinya biar tetap bisa bertahan ya banting setir membuat batu bata yang bahan bakunya bisa didapatkan dari lahan sekitar,” ujarnya.

Meski banting setir membuat batu bata, namun banyak pengrajin yang masih membuat genting. Namun bahan baku genting harus didatangkan khusus dari daerah Jaten, Mojosongo. “Jadi saya di sini tinggal membuat dari bahan jadi yang diambil dari daerah Mojosongo,” akunya.

Gubuk produksi dengan tenaga kerja 25 orang tersebut dalam sehari mampu memproduksi 2.000 genting dan 5.000 batu bata dalam sehari. Genting dibanderol harga Rp 900 untuk ukuran kecil dan Rp 1.000 untuk yang berukuran lebih besar. Batu bata Rp 700. “Genting dan batu bata yang saya produksi dikirim ke agen yang berada di Kendal, Semarang, Salatiga, pokoknya daerah pantura hingga Jawa Barat. Banyak pula konsumen yang langsung datang dan membeli,” pungkasnya. Adilla Prasetyo Wibowo

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR