Puluhan Siswa TK Keracunan

Puluhan Siswa TK Keracunan

209
ilustrasi
ilustrasi

PEKALONGAN-Puluhan siswa TK Kutilang 02 dan satu orangtua siswa Kelurahan Panjang Wetan, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, mengalami keracunan. Diduga keracunan terjadi setelah menyantap bubur ayam yang dijual keliling.

Beberapa orangtua siswa baru mengetahui anaknya keracunan pada Sabtu (23/3), sekitar pukul 14.00 WIB, setelah mengalami gejala panas, pusing-pusing dan muntah. Guna mendapatkan perawatan dilarikan Rumah Sakit Islam Siti Khotijah, Rumah Sakit Umum Daerah Kraton, dan Rumah Sakit Umum Bendan, Kota Pekalongan.

Setelah menjalani pemeriksaan tim medis, tujuh siswa TK harus menjalani rawat inap di RSI Siti Khotijah, sedangkan sejumlah siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang.  Ketujuh siswa tersebut, Sawla Kamila (4), Fatin (4), Fajiriyah (5), kini masih dirawat di rawat di Ruang Mina RSI Siti Khotijah sedangkan (Fikar (4), Habibie (2), Eksan (4,5), dan orang tua Fikar, Rusiah (35) di rawat di RSU Bendan.

Orangtua siswa, Rusiah menduga berawal saat dirinya dan anaknya membeli bubur ayam yang dijual pedagang keliling sekitar pukul 07.00 WIB.  “Saat itu, saya membeli satu porsi bubur ayam. Akan tetapi, anaknya tidak habis menyantap bubur itu sehingga sisanya saya makan,” katanya.

Menurut dia, dirinya mulai mengalami terasa kepala pusing dan badan panas setelah berselang lima jam setelah menyantap bubur ayam tersebut.

Hal yang sama, kata dia, juga dirasakan pada anaknya dan teman lainnya yang berada dalam satu Kelurahan Panjang Wetan. “Ternyata puluhan siswa yang lain juga merasakan seperti keracunan makanan sehingga masing-masing orang tua korban melarikan anaknya ke rumah sakit terdekat,” katanya.

Kepala TK Kutilang 02 Kota Pekalongan, Alif Ujilaksono mengatakan pihak sekolah justru tidak mengetahui jika para siswanya keracunan. “Saya baru mengetahui para siswa keracunan setelah orangtua korban menghubunginya. Kejadiannya setelah pulang sekolah sehingga kami belum mengetahui berapa jumlah siswa yang keracunan,” katanya.

Antara

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR