Putri Cempo Butuh Enam Alat Berat

Putri Cempo Butuh Enam Alat Berat

460
Sejumlah alat berat saat beroperasi mengeruk tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, Rabu (13/3). Dalam waktu dekat ini Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Surakarta akan mengerahkan satu buldozer lagi untuk mengoptimalkan aktivitas pengerukan. Joglosemar/Yuhan Perdana
Sejumlah alat berat saat beroperasi mengeruk tumpukan sampah yang menggunung di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Putri Cempo, Mojosongo, beberapa waktu lalu. Joglosemar/Yuhan Perdana

JEBRES- Rusaknya sejumlah alat berat untuk mengangkut dan mengeruk sampah di tempat pembuangan akhir (TPA) Putri Cempo, membuat pengelola kelimpungan. Saat ini idealnya TPA Putri Cempo butuh enam alat berat untuk menangani sampah yang melimpah.

Alat-alat berat yang dibutuhkan itu, di antaranya, bulldozer, eskavator dan wheelloader. Kasi Pengelolaan Sampah TPA Putri Cempo, Muhammad Pramdujo, saat dihubungi Joglosemar, Rabu (20/3) menjelaskan, sebenarnya Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) memiliki tujuh alat berat.

“Tapi dari ketujuh alat berat tersebut, hanya satu saja yang beroperasi. Yakni wheelloader saja, sementara yang lainnya sudah rusak,” ujar Pramudjo. Kerusakan alat berat tersebut, kata Pramudjo, sudah terjadi sejak tiga pekan yang lalu.

Tetapi karena perkiraan dana yang cukup besar, sampai sekarang belum ada perbaikan. Kondisi ini pun membuat pengelolaan sampah di TPA Putri Cempo hanya mengandalkan wheelloader saja. Beruntung, sejak Minggu lalu, DKP dapat pinjaman dari DPU satu eskavator untuk penataan sampah. ”Kalau idealnya alat berat untuk TPA Putri Cempo sebanyak enam unit. Dua eskavator, dua bulldozzer dan dua wheelloader,” imbuh dia. Ari Purnomo

BAGIKAN