JOGLOSEMAR.CO Foto Railbus Juga Akan Disubsidi Pemkot

Railbus Juga Akan Disubsidi Pemkot

341
Railbus Solo - Bathara Kresna
Railbus Solo – Bathara Kresna

BALAIKOTA-Tak hanya kereta uap kuno Jaladara yang akan disubsidi Pemkot Solo. Tapi, operasional Railbus Batara Kresna juga akan disubsidi memalui APBD-P 2013.

Kesanggupan Pemkot menyubsidi operasional railbus itu, karena dana operasional railbus sangat besar dan tak mungkin dibebankan ke masyarakat atau penumpang. Walikota Solo,  Hadi Rudyatmo, menyebut, pemberian subsidi Railbus Batara Kresna lewat APBD-P sudah bulat.

Hanya saja, subsidi tidak hanya diberikan Pemkot Solo saja. Tapi juga mengajak Pemkab Wonogiri dan Sukoharjo, karena dua daerah itu juga dilintasi railbus. ”Niat pemberian subsidi sudah di awal penetapan APBD 2013. Akan tetapi tidak bisa direalisasikan, hingga kemudian di APBD-P Pemkot mencoba mengajukan kembali ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD,” ujar Rudyatmo, Minggu (10/3).

Besaran anggaran untuk subsidi Railbus Batara Kresna baru dihitung Tim Anggaran Pemkot. Pemberian subsidi itu, jadi konsekuensi kerja sama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dengan tujuan, agar kereta itu bisa terus beroperasi. Tidak berhenti di tengah jalan.

Soal pengajuan subsidi ini sudah pernah ditolak tim Banggar DPRD dengan alasan tidak disertakan data penguat, kata Rudyatmo sudah dievaluasi. ”Data dan fakta sudah Pemkot siapkan dan di pembahasan APBD-P akan kembali diusulkan,” katanya.

Menurut Walikota, tidak hanya Sukoharjo dan Wonogiri yang dilibatkan terkait operasional dan subsidi untuk railbus. Tapi,  Pemerintah Kabupaten Klaten, Boyolali dan Sragen juga diajak koordinasi.

Alasannya, karena tidak menutup kemungkinan rute railbus bisa meluas ke wilayah lain. ”Khusus wilayah Solo sudah hampir pasti kita memberikan subsidi melalui APBD-P dan berharap di daerah lain juga mengikuti hal sama seperti yang dilakukan Solo,” ucap Rudyatmo.

Sementara itu, Direktur PT KAI, Ignatius Jonan, mengatakan, awalnya pihak PT KAI menolak mengoperasikan railbus sebelum ada subsidi dari pemerintah daerah. Bahkan PT KAI tidak rela railbus dipaksa beroperasi dengan mematok tarif mahal. Akhirnya PT KAI  memilih menghentikan pengoperasian railbus beberapa bulan.

”Jelas sekali masyarakat tidak akan mau naik kereta dengan harga mahal dengan rute dekat. Terlebih, okupansi railbus jalur Solo-Sukoharjo hanya 10 persen,” papar Jonan. Solusi yang pernah ditempuh dengan menarik tarif railbus Solo-Sukoharjo Rp10.000 dan Solo-Yogyakarta Rp20.000, katanya sulit dilanjutkan. Karena, tidak setimpal dengan biaya operasional railbus yang dikeluarkan PT KAI.asih melakukan perhitungan tarif yang layak. Untuk tarif lama dipastikan sudah tidak digunakan karena  sudah tidak sesuai dengan kondisi saat ini,” imbuh Jonan.

Wakil Kepala PT KAI Daop VI Yogyakarta, Sri Astuti, menambahkan, besaran tarif bisa mencapai Rp 50.000/orang untuk rute Solo-Sukoharjo. Pemberian subsidi merupakan jalan tengah agar PT KAI tidak merugi dan kereta itu terus beroperasi melayani masyarakat.

” Jenis Kereta Rel Diesel Elektrik (KRDE) senilai Rp16,8 miliar tersebut belum dapat dijalankan menuju Wonogiri akibat belum adanya perbaikan di 90 jembatan,” tandas Sri. Muhammad Ismail

BAGIKAN