Rampok Gasak 2 Kg Emas

Rampok Gasak 2 Kg Emas

465
PERAMPOKAN TOKO EMAS-Petugas Inafis Polres Surakarta saat keluar dari Toko Perhiasan Emas Aladin usai melakukan olah TKP Perampokan di Toko perhiasan Emas Aladin Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Solo, Rabu(20/3). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni
PERAMPOKAN TOKO EMAS-Petugas Inafis Polres Surakarta saat keluar dari Toko Perhiasan Emas Aladin usai melakukan olah TKP Perampokan di Toko perhiasan Emas Aladin Jalan Brigadir Jenderal Katamso, Solo, Rabu(20/3). Joglosemar|Budi Arista Romadhoni

SOLO—Kawanan perampok bersenjata api dan kapak menyatroni Toko Emas Aladin di Jalan Brigjen Katamso No 82 Mojosongo, Jebres, Solo, Rabu (20/3). Mereka memecah etalase dan langsung membawa kabur sekitar 2 kilogram emas. Aksi perampokan ini terbilang nekat karena terjadi pada siang hari dan kondisi lokasi cukup ramai.

Menurut keterangan Kuncoro, saksi mata, perampok terdiri dari empat orang yang berkendara dua sepeda motor. Setiba di depan toko yang berada di Pasar Mojosongo, tiga di antara mereka langsung masuk dan seorang lainnya berjaga di kendaraan. “Lalu ada teriakan dan suara kaca pecah. Saya lihat ke dalam, perampok sedang mengambil perhiasan di etalase. Kejadiannya cepat sekali,” tutur Kuncoro.

Kesaksian lainnya juga disampaikan oleh Tini, warga sekitar. Menurutnya, kawanan perampok semuanya mengenakan helm model tertutup. Ia mengatakan, warga yang mengetahui kejadian itu berusaha untuk menghadang kawanan rampok. Namun warga mengurungkan niatnya karena perampok mengacung-acungkan pistolnya.

Baca Juga :  Begini Jadinya Jika Walikota dan Rio Haryanto Ikut Kelas Inspirasi Solo Mengajar

Kemudian dengan mengendarai sepeda motor Honda GL Pro dan Suzuki Satria FU, kawanan rampok kemudian kabur ke arah selatan. Menurut sejumlah saksi, plat nomor kendaraan yang digunakan perampok sengaja dibengkokkan agar tidak dikenali. “Keempatnya memakai jaket warna hitam, dua orang yang bonceng bawa tas ransel dan tas samping,” ungkap Daniel, salah satu saksi.

Pemilik toko emas, Teguh Hardiyanto (53), yang datang usai kejadian mengatakan kerugian akibat perampokan itu belum dihitung. “Kerugian belum tahu, belum dihitung. Ya 2 kilogram emas sepuhan yang dibawa kabur perampok,” kata warga Dedegan RT 3 RW II, Mojosongo, Jebres, Solo ini.

Kapolsek Jebres, Kompol Rudi Hartono mengaku saat ini pihaknya masih memeriksa pemilik toko dan beberapa saksi untuk dimintai keterangan. Polisi juga sedang mempelajari rekaman kejadian yang terekam di perangkat CCTV yang dipasang di toko. “Penjaga toko ditodong sebuah benda mirip pistol, tetapi kami belum bisa memastikan apakah itu senjata api atau bukan. Sedang kami pelajari semua keterangan dan rekaman kejadian yang ada,” kata Rudi.

Baca Juga :  Baru Sehari Dibuka, Kunjungan ke Museum Keris Masih Sepi

Ia mengatakan, di toko emas milik Teguh Hardiyanto tersebut dipasang dua CCTV. Melalui pemeriksaan terhadap alat itu, diharapkan kasus perampokan oleh empat pelaku tersebut dapat diungkap petugas. “Kami juga belum bisa menaksir berapa kerugian yang dialami korban,” katanya.

Pihaknya hingga saat ini masih melakukan pengejaran terhadap empat pelaku yang saat beraksi mereka mengendarai dua sepeda motor. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan di lokasi kejadian perkara, perhiasan emas yang dibawa kabur kadarnya 18 karat. Setiap gram perhiasan itu dijual sekitar Rp 175.000. Rudi Hartono | Detik | Antara

BAGIKAN