JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Ratusan Penyandang Cacat Tak Dapat Jamkesmas

Ratusan Penyandang Cacat Tak Dapat Jamkesmas

255
BAGIKAN
Jamkesmas
Jamkesmas

KARANGANYAR—Ratusan warga penyandang cacat (difabel) tidak terkover dalam program Jaminan Kesehatan Masyarakat (Jamkesmas) dan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda). Padahal sebagian besar dari mereka hidup dalam kondisi pas-pasan.

Menurut Ketua Persatuan Penyandang Cacat Indonesia (PPCI) Karanganyar, Supriyono,  survei yang dilakukan oleh petugas dalam mendata Jamkesmas tidak merata. Sebab masih banyak warga miskin, terutama kaum difabel tidak terdata dalam program tersebut.

“Saya cuma ingin tahu, bagaimana petugas mendata penerima Jamkesmas? Banyak warga tak mampu dan kaum difabel tak mampu tidak terdata,” ungkap Supriyono, Rabu (27/3).

Ia berharap Pemkab segera mencarikan solusi terkait persoalan tersebut. Sebab jika dibiarkan berlarut-larut maka nasib kaum difabel akan semakin terlantar. “Bagaimana caranya agar kaum difabel juga bisa menikmati layanan kesehatan secara gratis, tolong Dinas Kesehatan memikirkan hal itu,” terangnya.

Selain itu, PPCI juga menyayangkan minimnya perhatian Pemkab terkait pemenuhan akses publik bagi kaum difabel, terutama perkantoran dan fasilitas umum. “Kami ini juga warga Karanganyar, sehingga memiliki hak yang sama,” ungkapnya.

Sementara, Kepala Dinkes Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengatakan pembagian Jamkesmas tidak terkait dengan warga difabel atau warga biasa. Namun disesuaikan dengan kondisi ekonomi dari penerimanya. “Banyak kaum difabel yang kondisinya mampu, tapi memang masih ada beberapa difabel yang seharusnya mendapatkan kartu Jamkesmas tapi tidak mendapatkan,” ungkapnya.

Cucuk mengakui bahwa Jamkesmas tahun 2013 banyak yang tidak tepat sasaran. Sehingga perlu dilakukan pendataan ulang bagi penerimanya. “Kami berharap semua penyandang difabel terlayani,” katanya.

Muhammad Ikhsan