JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Rudy: Minimarket 24 Jam, Tutup!

Rudy: Minimarket 24 Jam, Tutup!

410
0310 rudi
Walikota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo

BANJARSARI-Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, mengancam menutup minimarket yang melanggar jam operasional di luar ketentuan Perda tentang Pasar Modern.

Namun, sebelum menjatuhkan sanksi penutupan itu, Rudy—sapaan akrab walikota–, akan menyampaikan sosialisasi dulu kepada pengelola minimarket. Ancaman penutupan itu, ia sampaikan di sela-sela pelantikan pengurus KONI, di Gelanggang Bung Karno, Manahan, Sabtu (2/3).

”Dengan adanya pasar modern, kita buat Perda untuk melindungi pasar tradisional, yakni jarak pendirian minimarket minimal 500 meter dari pasar tradisional,” katanya.

Perda Nomor 5 tahun 2011 tentang Pasar Modern, katanya, memang untuk melindungi pedagang pasar tradisional. Termasuk di dalamnya, ada larangan buka 24 jam untuk minimarket. “Kalau dalam operasionalnya tidak sesuai dengan Perda, ya ditutup,” tegas dia.

Rudyatmo menyambut baik kritik dari Wakil Ketua DPRD Solo, Supriyanto, sebagaimana diberitakan Joglosemar, Sabtu(2/3), bahwa penegakan Perda Pasar Modern masih lemah. Buktinya, masih banyak minimarket yang nekat buka 24 jam.

”Penegakan Perda seperti yang disampaikan Wakil Ketua DPRD memang perlu disikapi. Kita tingkatkan pengawasan operasional pasar modern,” katanya lagi.

Adapun teknis sosialisasi sebelum menjatuhkan sanksi penutupan bagi minimarket yang melanggar jam operasional, adalah dengan penempelan pengumuman tentang peraturan operasional pasar modern.

Sosialisasi itu, akan ia mulai Senin (4/3), hari ini. ”Tidak perlu pembaruan izin operasional, tetapi cukup dengan penempelan pengumuman. Saya optimistis Perda ini bisa berjalan,” ucapnya.

Soal maraknya, pendirian pasar modern di Solo, walikota mengaku tak bisa melarang. Karena Perda itu tidak melarang, melainkan hanya mengatur saja.

”Ini kan sudah ada Perdanya. Jika kami batasi nanti malah akan bertentangan dengan Perda yang kami buat sendiri. Namun demikian, kami tidak serta merta menyetujui pendirian pasar modern, tetapi juga harus melihat situasi dan kondisi di lapangan,” katanya.

Kepala catatan Badan Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu (BPMPT) Puja Haryanto mengatakan, penindak tegas pelangar Perda Pasar Modern jadi ranah Satpol PP. Ia memastikan semua pasar modern yang ada di Solo sudah memenuhi syarat. ”Kalau masih ditemukan pelangaran jam buka minimarket itu domainnya Satpol PP, bukan BPMPT,” katanya, Minggu (3/3).

Wakil Ketua DPRD Supriyanto, berujar, masih lemahnya penegakan Perda itu, masih tampak dengan banyaknya pasar modern yang buka 24 jam. ”Jangan sampai kelemahan ini terus dibiarkan dan segera ambil sikap dan menindak minimarket yang melangar Perda.”

Ari Purnomo | Muhammad Ismail.

BAGIKAN
  • konsekuensinya ya pasar tradisional buka 24 jam dong, masak kalau butuh sesuatu jam 1 malam. harus nunggu sampai pagi??
    aneh… tuh mini market kan laku nya malam hari…dimana masyarakat susah mencari toko yang masih buka…