JOGLOSEMAR.CO Foto Rudy: Rebut Vastenburg Sebelum 2015

Rudy: Rebut Vastenburg Sebelum 2015

462
BAGIKAN
MENINJAU BENTENG VASTENBURG--Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo, Satryo Teguh Subroto (kanan) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Solo, Agus Joko Witiarso (kiri) meninjau kawasan Benteng Vastenburg, Solo yang tengah dibersihkan, Selasa (18/12). Kawasan tersebut dibersihkan untuk menyambut malam pergantian tahun dan sebagai pendukung penataan Kawasan Koridor Sudirman. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MENINJAU BENTENG VASTENBURG–Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo didampingi Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Solo, Satryo Teguh Subroto (kanan) dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Solo, Agus Joko Witiarso (kiri) meninjau kawasan Benteng Vastenburg, Solo yang tengah dibersihkan, Selasa (18/12). Kawasan tersebut dibersihkan untuk menyambut malam pergantian tahun dan sebagai pendukung penataan Kawasan Koridor Sudirman. Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

BALAIKOTA-Pemkot Solo kembali ingin mengambil alih aset Benteng Vestenburg dari swasta untuk dikelola Pemkot. Walikota Hadi Rudyatmo (Rudy), bahkan menargetkan pengambil alihan aset benteng itu sebelum 2015.

”Target, sebelum masa jabatan saya berakhir 2015, penyelesaian Benteng Vastenburg selesai. Dan masyarakat Solo bisa menikmatinya,” katanya, Minggu (24/3). Untuk merealisasikan rencana itu, Pemkot minta bantuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Komisi X DPR RI.

Rudyatmo mengatakan, rencana mengakuisisi tanah di sekitar Benteng Vastenburg dan mengambil alih pengelolaan bangunannya itu, baru tataran komunikasi dan koordinasi dengan Pemerintah Pusat.

Ia mengakui, ada desakan dari masyarakat agar kawasan cagar budaya itu bisa dikelola Pemkot. Wujud permintaan bantuan ke Pemerintah Pusat itu, nantinya, berupa penebusan atau pembelian tanah dan bangunan di kawasan Benteng Vastenburg dari pihak swasta.

”Benteng Vastenburg dan kawasannya milik orang per orang. Secara hukum mereka memiliki sertifikat atas nama pribadi. Ini yang menyulitkan Pemkot, sehingga perlu bantuan Pusat,” ujar Walikota.

Ia optimistis, rencana mengakuisisi aset Benteng Vastenburg terwujud. Terlebih, usai koordinasi, Badan Pertanahan Nasional (BPN) menegaskan, akuisisi aset oleh negara itu bisa dilakukan. Syaratnya, sesuai dengan aturan Pusat dalam mengambil alih aset sesuai Nilai Jual Objek Pajak (NJOP).

Aset kawasan Benteng Vastenburg saat ini dikuasai beberapa orang. Setidaknya, ada lima sertifikat tanah Benteng Vastenburg atas nama pribadi, dan satu lagi tanah sitaan negara yang dipakai untuk lahan parkir.

Beberapa aset yang diketahui, di antaranya, tanah yang dipakai untuk Bank Danamon, PSP dan Mitro atas nama pribadi. ”Termasuk Pak Roby (Roby Sumampouw) punya tiga sertifikat tanah di sana,” kata Rudyatmo. Muhammad Ismail