Salah Sebut Merek

Salah Sebut Merek

380

SALAH SEBUT MERKMemiliki anak yang sudah beranjak remaja memang tantangan tersendiri. Anak memang sudah bisa mandiri, tetapi pengawasan dan perhatiannya tidak boleh berkurang. Hal itu disadari benar oleh Dul Kenthut. Setiap ada kesempatan, ia selalu menumpahkan perhatiannya pada anaknya yang bernama Moly Geli, yang duduk di bangku sekolah menengah.

Saking perhatian dan sayangnya, saat Moly Geli merajuk minta dibelikan laptop, Dul Kenthut berusaha mati-matian untuk membelikannya. Sebenarnya kondisi keuangannya sedang cekak, tetapi ia rela pinjam sana pinjam sini untuk mewujudkan impian anaknya memiliki laptop.

Nduk, sebelum uangnya kesaut-saut, besok pagi ikut Bapak ke toko komputer, ya. Kita beli laptop,” kata Dul Kenthut sore itu.

“Besok Moly latihan Paskibakra tuh, Pak. Bapak beli sama Ibu saja,” sahut Moly Geli.

“Lha Bapak aja ndak ngerti komputer, je. Masa disuruh beli laptop sendiri? Kamu kan sedikit banyak sudah paham komputer,” tukas Dul Kenthut.

“Pokoknya terserah Bapak saja, kan tinggal bilang beli laptop. Yang penting, harus ada program Corel-nya,” kata Moly Geli. Dul Kenthut pun menulis program pesanan anaknya itu di kertas dan memasukkannya ke dalam dompet.

Esok harinya, Dul Kenthut dan istrinya pergi ke toko komputer di kota mereka. Begitu sampai, mereka disambut pegawai toko dengan ramah. Rupanya toko tersebut cukup dikenal, sehingga sepagi itu sudah banyak pembeli yang datang.

“Mau beli laptop ada, Mas?” tanya Dul Kenthut.

“Ada, Pak. Bapak bisa milih sendiri nanti. Mau merek yang apa, Pak?” tanya pegawai toko itu. Dul Kenthut jelas bingung. Jangankan merek komputer, lihat barangnya saja jarang-jarang.

“Eee… kata anak saya… yang mereknya Corel,” sahut Dul Kenthut sambil membaca kertas catatannya.

“Wooo… itu bukan merek laptop, Pak. Itu nama program yang ada di komputer,” tukas pegawai toko itu sambil mesem geli.

Wis Mas… manut. Merek apa wae gelem, sing penting isa murup,” sahut Dul Kenthut sambil ngampet isin. Beberapa pembeli tampak mesam-mesem melihat kejadian itu.

BAGIKAN