JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Sebut Mirip Orba, HTI Tolak RUU Ormas

Sebut Mirip Orba, HTI Tolak RUU Ormas

269

PASAR KLIWON-Ratusan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) DPD II Solo, demonstrasi menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Ormas. RUU yang kini sedang dibahas di DPR itu, mereka anggap berpotensi membungkam sikap kritis rakyat pada pemerintah.

Ratusan massa simpatisan Ormas tersebut long march atau jalan kaki dari kawasan Sriwedari ke Bundaran Gladag, Selasa (26/3). Tepat di depan Patung Slamet Riyadi, mereka menyampaikan orasi penolakan RUU tersebut.

Dalam orasinya, mereka menuntut beberapa hal. Di antaranya, menolak ketentuan asas tunggal, menolak larangan berpolitik bagi Ormas, serta  menolak wewenang luas bagi pemerintah untuk mengontrol Ormas.

Humas HTI DPD II Solo, Sarwidi Abu Naufal, menyebut, semangat pembahasan RUU itu didasari semangat rezim Orde Baru (Orba). Pengesahan RUU tersebut, menurut HTI, menjadi pintu kembalinya rezim represif ala Orde Baru.

”DPR terkesan kejar setoran dengan membahas RUU Ormas yang tergesa-gesa, dan harus segera disahkan akhir Maret. Selain itu, DPR dan Pemerintah telah dengan sengaja berusaha menempatkan Ormas-Ormas keagamaan pada posisi terpojok dengan UU tersebut,” kata Sarwidi.

Sejumlah pasal di RUU itu, terkesan merugikan sejumlah Ormas di Tanah Air.  Contoh, pasal dua,  dijelaskan, bahwa seluruh Ormas kembali pada asas tunggal. ”Asas tunggal yang dulu dimuat dalam TAP MPR 2/1978 telah dibatalkan atau dihapus oleh TAP MPR 18/1998. Mulai saat itu asas tunggal tidak ada,”  ucapnya.

Kemudian, pada pasal tujuh, dijelaskan, bahwa, peran Ormas tidak boleh berpolitik. Dia merasa, pasal tersebut sebagai bentuk pengebirian terhadap Ormas yang mempunyai sikap kritis dalam membangun negeri.

Bahkan, dalam pasal 58  tertulis ada sanksi bagi Ormas yang melanggar pasal-pasal sebelumnya. Sanksi terberat, Ormas bisa dibubarkan. ”Kami menyarankan, bagaimana cara membina masyarakat agar bisa ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Menurutnya, untuk memprotes keberadaan RUU tersebut, seluruh komponen Ormas secara nasional akan menggelar aksi secara maraton di seluruh penjuru Nusantara. Ronald Seger Prabowo

BAGIKAN