JOGLOSEMAR.CO Foto Selamatkan Anak, Bapak Tewas Tergilas Truk

Selamatkan Anak, Bapak Tewas Tergilas Truk

482
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

SRAGEN—Kecelakaan tragis terjadi di jalan kampung di Dukuh Ngebuk-Miri, Kecamatan Miri, Jumat (1/3) siang. Seorang pejalan kaki bernama Prasetyo (32), warga Giriroto, RT 2, Girimargo, Kecamatan Miri tewas mengenaskan setelah tertabrak dan tergilas mobil dump truk pengangkut material galian C.

Ironisnya, korban tewas gara-gara ingin menyelamatkan putranya yang masih balita dan tengah menyeberang jalan. Korban tewas dengan luka parah di sekujur tubuhnya yang remuk tergilas truk.

Informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tepatnya di depan gudang padi milik Nasriah di Desa Giriroto RT 1, Girimargo, Miri. Ceritanya, siang itu korban tengah menjaga anaknya yang bermain-main di dekat jalan.

Sekejap ditinggal berpaling, tahu-tahu ia sudah mendapati anaknya berlari ke arah jalan. Sontak saja, ia langsung bergegas mengejar. Saat si bocah sudah berada di seberang jalan, mendadak dari arah utara (Miri) meluncur dump truk yang dikemudikan Paryono Amirudin (35), warga Sendang Boto RT 22, Soko, Miri.

Korban yang berprofesi sebagai sales rokok itu tak mengira, jika ada truk yang melintas. Truk AD 1377 QE yang dikemudikan Paryono meluncur dengan kecepatan tinggi. Korban yang berkonsentrasi mengejar anaknya, tak bisa lagi menghindar. Walhasil, tabrakan pun tak terhindarkan.

Truk yang kebetulan tidak sedang bermuatan itu langsung menghantam tubuh korban dan menggilasnya. Bapak dua anak yang menderita luka parah itu, langsung meninggal di lokasi kejadian.

Kasatlantas Polres Sragen, AKP Bambang Sumantri mewakili Kapolres Sragen, AKBP Susetio Cahyadi membenarkan kejadian tersebut. Menurut hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan terjadi ketika korban hendak menyeberang. Dari arah jalan, meluncur truk yang akan menuju wilayah Gemolong. “Korban tertabrak dan kemudian meninggal. Saat ini kami masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi,” ujarnya. Wardoyo