Selasa, Sekwan Rapat Pelantikan Wawali di Semarang

Selasa, Sekwan Rapat Pelantikan Wawali di Semarang

296
Wakil Wali Kotasolo, Achmad Purnomo
Wakil Walikota Solo, Achmad Purnomo

SOLO-Pelantikan Wakil Walikota (Wawali) Solo, Achmad Purnomo dalam waktu dekat ini dipastikan terealisasi. Untuk merealisasikan tersebut, Selasa (2/4), Sekretaris Dewan (Sekwan) Solo diundang Pemprov untuk rapat koordinasi membahas pelantikan.

“Selasa (2/4), mendatang, Sekwan di undang Pemprov untuk rapat koordinasi. Kemungkinan itu terkait SK Wawali dan persiapan pelantikan,” terang Ketua DPRD Solo, YF Sukasno, usai menghadiri pelantikan Anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilu 2014 di Kantor KPU Solo, Sabtu (30/3).

Nantinya dari Pemrov akan memberikan pilihan waktu pelantikan yang disesuaikan dengan kehadiran gubernur. Karena gubernur  yang akan melantik, namun demikian DPRD bisa mengusulkan waktu pelantikan. Tentunya itu akan dipertimbangkan dari sana (Pemprov-red).

Baca Juga :  Walikota Jadi Wasit, Kepala Damkar Jago Lari. Begini Meriahnya Perlombaan Sambut HUT ke-72 RI di Balaikota

“Waktu pelaksana tentunya disesuaikan dengan yang akan melantik. Tentunya kalau bisa sebelum gubernur cuti untuk kampanye,” kata dia.

Adanya pemanggilan Sekwan oleh Pemprov tentunya akan ditindak lanjuti di kalangan DPRD.  Untuk itu, pekan depan diharapkan bisa dilakukan rapat pimpinan (Rapim) dan rapat di Badan Musyawarah (Bamus). Di mana ini untuk membahas persiapan pelantikan Wawali sambil menunggu waktu dari Pemprov.

“Pekan depan bisa kami rencanakan Rapim dan rapat Bamus. Yang jelas kami persiapan dulu, sehingga jika sewaktu-waktu dari Pemprov memberikan pasti waktu pelantikannya kami sudah siap melaksanakannya,” paparnya.

Baca Juga :  Ponpes Budi Utomo Dapat Kunjungan Kapolresta Surakarta

Sementara itu, Wawali terpilih Achmad Purnomo menyatakan jika sampai saat ini menunggu SK. Karena SK ini akan dikirim bersama berkas kekayaannya ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). “Saya sudah mengirim berkas kekayaan ke KPK tapi dikembalikan karena kurang SK-nya. Jadi jika SK sudah maka itu akan saya laporkan lagi ke KPK,” ungkapnya.

Dirinya pun tidak mau beranggapan molornya pelantikan dikaitkan menjelang Pilgub Jateng. Karena itu sudah jadi kewenangan dari Pemprov “Soal pelantikan itu kewenangan Pemprov, saya tinggal menunggu. Jadi tidak mau beranggapan apapun,” pungkas dia.

Ari Welianto

BAGIKAN