Sepi, DPR Mirip Kuburan

Sepi, DPR Mirip Kuburan

244

JAKARTA–Memasuki tahun politik 2013, anggota DPR mulai sibuk sosialiasi ke daerah. Walhasil, suasana di Gedung DPR mulai sunyi senyap.

“Menyedihkan, sepi seperti kuburan. Rapat komisi saja kemarin tidak lebih dari 10 rang,” kata anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, Selasa (26/3).

Ruhut mengaku prihatin dengan teman-temannya yang mulai sibuk mengamankan kursi. Sehingga lupa dengan tugas di DPR. “Ya mestinya nggak boleh dong, kalau mau ke Dapil kan ada waktu reses. Memang sekarang menjelang Pemilu, tapi jangan begitu,” sesalnya.

Ruhut sendiri mengaku masih rajin bertugas sebagai anggota DPR. Dia tak ingin menipu masyarakat yang sudah memilihnya. “Kalau aku tetap tugas rutin, nggak boleh bolos,” akunya.

Baca Juga :  Sudirman Said Mulai Dekati Masyarakat Solo, Ada Apa Ya ?

Situasi Gedung DPR, Senayan, Jakarta, memang terpantau sepi. Rapat Komisi VIII dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Selasa kemarin, hanya diikuti 13 anggota DPR. Padahal jumlah seluruh anggota serta pimpinan Komisi VIII ada 44 orang.

Rapat Komisi VIII DPR dengan BNPB kali ini membahas anggaran penanggulangan bencana alam. Rapat ini cukup penting karena menyangkut antisipasi bencana nasional.

Setali tiga uang, rapat antara Komisi VI DPR dengan masyarakat dan PT Garam pun hanya dihadiri delapan anggota DPR. Padahal jumlah seluruh anggota serta pimpinan Komisi VI ada 46 orang.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Satu Panggung untuk Keragaman Bangsa

Sekretaris FPDIP DPR Bambang Wuryanto, menilai anggota DPR mulai sibuk sosialiasi ke daerah untuk mengamankan kursinya di DPR. “Dengan sistem proporsional terbuka sekarang ini, maka mereka sibuk ke daerah biar bisa kembali ke DPR lagi,” ungkap Bambang.

Menurut Bambang, sistem pemilihan proporsional terbuka memberi beban bagi individu Caleg untuk berjuang lebih keras agar bisa terpilih. Itulah yang disebut Bambang menjadi pemicu ditinggalkannya DPR oleh penghuninya. “Sebab mereka nongkrong di daerah,” ujarnya.  Detik

BAGIKAN