JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Sering Mencelakakan, Kubangan Jalan Dikeluhkan Warga

Sering Mencelakakan, Kubangan Jalan Dikeluhkan Warga

375
BAGIKAN
RUSAK BERAT—Kondisi jalan di sebelah utara Pasar Palur, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar mengalami rusak berat, sehingga para pengguna jalan harus berhati-hati.
RUSAK BERAT—Kondisi jalan di sebelah utara Pasar Palur, Desa Ngringo, Jaten, Karanganyar mengalami rusak berat, sehingga para pengguna jalan harus berhati-hati.

KARANGANYAR—Kerusakan jalan kembali dikeluhkan sejumlah warga dan pemilik kios di sebelah utara Pasar Palur, Desa Ngringo, Jaten. Deretan kubangan menganga di sepanjang jalan tersebut tak jarang telah mencelakakan para pengguna jalan.

Dari pantauan di lokasi, sedikitnya terdapat lima kubangan besar di tengah jalan di utara Pasar Palur tersebut. Kubangan berderet mulai dari utara Pasar Palur hingga ke barat sampai Terminal Palur. Jarak antar-kubangan pun tidak terlalu jauh, yakni hanya sekitar 4-5 meter saja dengan diameter sekitar 3 meter. Sedangkan untuk kedalaman kubangan mencapai 10 hingga 15 sentimeter.

“Jalan ini sangat bahaya, apalagi bagi pengendara sepeda motor. Kalau tidak berhati-hati bisa terjatuh, apalagi jika malam hari,” ujar Dewi, salah seorang pemilik kios di daerah tersebut.

Menurutnya, kondisi tersebut akan semakin berbahaya tatkala turun hujan. Sebab kubangan semakin tidak terlihat oleh para pengguna jalan. “Kalau hujan tertutup air lubangnya. Yang tidak terbiasa lewat jalan di sini, harus hati-hati,” terang Dewi, kemarin.

Warga setempat lainnya, Sri mengaku kondisi jalan rusak parah tersebut sudah terjadi sejak empat bulan lalu. Menurutnya, banyaknya kubangan dengan diameter besar tersebut awalnya hanyalah lubang-lubang kecil. Ia pun khawatir kondisi tersebut semakin parah jika tidak ada perhatian dari pemerintah. “Bagaimana nanti jika ada pengalihan proyek jalan layang Palur? Bisa tambah rusak jalannya. Kami harap pemerintah segera bersikap soal ini,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Karanganyar, Priharyanto hingga saat ini masih belum dapat dimintai konfirmasi terkait kondisi jalan tersebut.

Muhammad Ikhsan