JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Siswa SD Pangudi Luhur Latihan Membatik

Siswa SD Pangudi Luhur Latihan Membatik

1270
BAGIKAN
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo MEMBUAT BATIK JUMPUTAN--Sejumlah siswa kelas IV SD Pangudi Luhur Solo menjumput kain saat mengikuti workshop pembuatan batik jumputan di sekolah mereka, Rabu (13/3).
Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
MEMBUAT BATIK JUMPUTAN–Sejumlah siswa kelas IV SD Pangudi Luhur Solo menjumput kain saat mengikuti workshop pembuatan batik jumputan di sekolah mereka, Rabu (13/3).

SOLO – Puluhan siswa kelas IV SD Pangudi Luhur Solo mengikuti kegiatan mid non semester di ruang kelas SD setempat. Kegiatan tersebut difokuskan pada pengembangan diri non kognitif siswa.

Menurut Marsono Adi selaku Waka Humas SD Pangudi Luhur mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan ujian mid dimana materinya sudah pernah diajarkan. Tema pada kegiatan itu sendiri yakni membuat batik jumputan yang merupakan motif batik yang sederhana dan bukan corak batik yang rumit.

“Cara membuatnya hanya dengan kelereng yang diikat dengan karet di kain. Kemudian dicelupkan pada wadah warna, sehingga pada ikatan tidak terkena warna dan secara otomatis membentuk lingkaran,” katanya pada Joglosemar, Rabu (13/3).

Media untuk pembuatan batik sendiri yakni taplak dari kain katun. Para siswa pun bekerja dengan kelompoknya masing-masing, dimana tiap kelompok terdiri dari empat anak dan harus kerja sama untuk memegang setiap ujung kain.

“Kegiatan pada hari ini menggunakan dana BOS (Bantuan Operasional Siswa red) dan hasil karya siswa ini nanti akan dipakai sekolah ketika ada kegiatan sekolah akan digunakan sebagai taplak meja. Sehingga orangtua yang melihatnya akan ikut bangga dengan karya anaknya yang bermanfaat itu,” imbuhnya.

Salah satu peserta, Adila yang tengah membatik membeberkan beberapa cara dalam mengerjakan tugasnya itu. “Tadi diminta mengikat kain sesuai dengan pola berupa kertas yang sudah digaris. Setelah itu baru membatik di kain,” ungkap anak kelas IV SD yang memiliki cita-cita ingin jadi penari tapi nanti jika tak kesampaian ingin buka Butik Batik saja ini.

Sementara itu, Nadya mengaku sebelumnya belum pernah diajari membuat batik seperti ini. “Dulu pernah belajar membatik tapi tidak di sekolah, dulu belajar di Gunawan Styawan,” kata siswi yang bercita-cita jadi Polwan dan ketika tidak tercapi malah ingin membuka usaha Batik saja ini.

Ahmad Yasin Abdullah