JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Pendidikan Siswa Wajib Perangi Bullying Cyber

Siswa Wajib Perangi Bullying Cyber

800
SEMINAR ANTI BULLYING--Seorang siswi SMA SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo menjawab pertanyaan saat mengikuti Seminar Anti Bullting di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo, Kamis (14/3). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
SEMINAR ANTI BULLYING–Seorang siswi SMA SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo menjawab pertanyaan saat mengikuti Seminar Anti Bullting di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo, Kamis (14/3). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SOLO – Bertujuan untuk mengurangi tindak bullying (kekerasan red) para remaja akhir-akhir ini, sebuah seminar digelar di Aula SMA Pangudi Luhur Santo Yosef Solo, Kamis (14/3). Acara yang terselenggara atas kerjasama dari pihak majalah Kawanku serta Samsung ini, memfokuskan pada bagaimana cara mengurangi bullying cyber atau tindak kekerasan lewat dunia maya yang biasanya dilakukan lewat aktivitas chatting atau pembicaraan berbentuk tulisan melalui internet.

Hal tersebut diungkapkan oleh Elli Soetomo selaku bisnis manager majalah Kawanku. “Tidak bisa dipungkiri jika akhir-akhir ini memang dalam dunia maya sering kali terjadi bullying cyber, oleh karena itu kami ingin mengurangi hal itu,” ungkap wanita itu.

Jadi diharapkan chatting tidak lagi bersifat negatif. Bahkan usaha untuk memerangi bullying cyber ini tidak main-main, pasalnya pihak penyelenggara tidak hanya mengadakan acara ini di Solo saja, melainkan juga melibatkan sebanyak 60 sekolah dari 23 kota di Indonesia, semisal Jakarta, Tangerang, Semarang, hingga Tasikmalaya, mulai dari bulan Februari sampai Maret. Untuk kota Solo sendiri, ada dua sekolah yang dikunjungi. Selain SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, acara serupa juga diselengarakan di SMA Batik 2 Solo, Rabu (13/3).

Langkah nyata memerangi bullying cyber menyemarakan acara, pihak panitia juga akan melombakan yel-yel di setiap sekolah yang mereka kunjungi. Dari setiap sekolah akan dipilih satu pemenang yang selanjutnya disuruh untuk mengunggah videonya. Berdasarkan video tersebut, akan dipih 10 finalis yang akan dibawa ke Jakarta.

Ditemui secara terpisah, ketua OSIS SMA Pangudi Luhur Santo Yosef, Fransiscus Bayu mengatakan jika ia sangat bangga dengan terselenggaranya acara ini. “Sangat bangga karena kami bisa mengadakan acara sebesar ini di SMA Pangudi Luhur Santo Yosef,” ungkap siswa kelas XI IPA 1 itu.

Dia juga menambahkan jika sebenarnya acara ini bisa dijadikan sebagai sarana hiburan setelah para siswa sekolah setempat melakukan ujian tengah semester (UTS). Untuk memeriahkan acara ini, pihak panitia juga telah menyiapkan beberapa tampilan sebagai hiburan, semisal empat buah group band hingga sebuah drama komedi. Dony Suryodi P

BAGIKAN