JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri Solar Langka di Musim Tanam, Petani Ancam Geruduk SPBU

Solar Langka di Musim Tanam, Petani Ancam Geruduk SPBU

293
BAGIKAN

“Pemerintah gimana to ini? Masa cari solar saja dua hari tidak dapat.”

Marjuni

Ketua Gapoktan Desa Nambangan, Selogiri

Ilustrasi
Ilustrasi

WONOGIRI-Menjelang musim tanam kali ini, petani dibuat kelimpungan karena langkanya solar di pasaran. Petani di Wonogiri pun mengancam akan menggeruduk Stasiun Pengisian Bahan Bakar (SPBU) jika kondisi tersebut makin berlarut-larut. Sementara di Sukoharjo, Bupati melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke SPBU.

Langkanya solar setidaknya dialami petani di dua kecamatan.

Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Desa Nambangan, Selogiri, Marjuni mengaku sudah dua hari kemarin mencari solar namun tak kunjung mendapatkannya. Padahal solar itu mendesak digunakan sebagai bahan bakar mesin traktor untuk membajak sawah.

“Pemerintah gimana to ini? Masa cari solar saja dua hari tidak dapat. Saya cari bukan hanya di Selogiri, tapi juga sampai ke Ngadirojo dan Wuryantoro. Tapi sama saja tidak ada. Saya carinya siang terus,” kata Marjuni, Minggu (31/3).

Biasanya dia menghabiskan solar sekitar 15 liter untuk sekitar sawah seluas lima bahu (sekitar 3,5 hektare). “Nanti malam akan saya coba cari lagi. Kalau kepepet terus-terusan begini, semua petani di wilayah saya akan saya ajak nggeruduk Pertamina (SPBU),” jelasnya.

Sedangkan Tukino, petani warga Dusun Sanggrahan, Ngadirojo Kidul, harus berulang kali ke SPBU untuk mengecek solar. “Beli siang jelas tidak dapat, Mas. Tengah malam sampai subuh atau sampai jam ini (sekitar pukul 07.00 WIB) masih. Nanti siang pasti habis lagi. Ini tadi sudah banyak truk antre sejak tengah malam dan antrean baru keluar subuh tadi,” terangnya.

Terpisah, Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Wonogiri, Mulyadi mengatakan seharusnya petani-petani inilah yang saat ini harus diprioritaskan untuk mendapat solar bersubsidi.

“Petanilah yang harusnya menjadi prioritas untuk mendapatkan solar bersubsidi. Dengan pengurangan alokasi solar bersubsidi ke SPBU, mau tidak mau petani harus bergiliran mencari solar. Terlebih saat ini sudah habis panen dan akan menanam lagi,” tandas Ketua HKTI yang juga mantan Sekda Wonogiri itu.