JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Solo Kurang 1.545 PNS

Solo Kurang 1.545 PNS

356
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

BALAIKOTA- Hasil penghitungan Analisis Beban Kerja (ABK) tahun 2013, menyatakan, PNS Pemkot Solo tersisa 9.735 orang. BKD menyebut, Pemkot kekurangan 1.545 pegawai untuk jabatan fungsional.

Susutnya jumlah PNS itu, setelah muncul kebijakan moratorium atau penghentian sementara perekrutan calon PNS dari 2010 hingga 2012. Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Pegawai Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Solo, Lancer S Naibaho, mengatakan, sebelum moratorium, jumlah PNS di Pemkot Solo mencapai 11.000 orang. Kini susut 9.735 orang, karena sebagian pensiun dan meninggal dunia.

”Penurunan PNS ini, bisa dikatakan sangat tinggi. Apalagi dengan penurunan ini, tidak ada lagi penambahan,” ujar Lancer, Senin (25/3).

Kata Lancer, meski Pemerintah Pusat sudah mencabut moratorium, tapi Pemkot Solo tetap saja tidak bisa membuka rekrutmen calon PNS dari jalur umum. Alasannya, terkendala mekanisme dan aturan yang ada. Yakni soal belanja pegawai harus di bawah 50 persen.

Sedanghkan nilai belanja pegawai di Pemkot Solo tahun ini masih 56 persen. ”Dari hasil penghitungan ABK terhadap PNS di lingkungan Pemkot, kami kekurangan 1.545 jabatan fungsional,” katanya.

Lancer melanjutkan,  dari jumlah kekurangan PNS tersebut, rinciannya, 670 pegawai untuk jabatan fungsional umum dan 875 pegawai untuk jabatan fungsional khusus. Jumlah pegawai yang menempati jabatan fungsional umum di Pemkot Solo saat ini sebanyak 2.498 pegawai.

Sedangkan dari hasil ABK, idealnya jumlah pegawai yang menempati posisi tersebut sebanyak 3.168 pegawai. ”Jabatan fungsional khusus di Pemkot Solo sebanyak 5.177 orang. Padahal, idealnya di hitungan ABK sebanyak 6.052 pegawai. Artinya, jumlah pegawai fungsional yang ada di kota Solo mengalami banyak kekurangan,” paparnya.

Menurut Lancer, solusi yang dilakukan Pemkot saat ini, meminta Kemen-PAN agar diperbolehkan mengangkat PNS dari tenaga honorer yang masih tersisa 840 orang tenaga honorer kategori II.

Kepala BKD Kota Solo, Etty Retnowati, mengatakan, Dinas Kesehatan Kota (DKK) Pemkot Solo tercatat menjadi Satuan Kerja Perangkat Dinas (SKPD) yang paling banyak membutuhkan tambahan PNS. Saat ini, DKK memiliki 195 PNS fugsional umum dan 354 PNS fugsional khusus.

Namun, berdasarkan ABK, idealnya DKK diperkuat sebanyak 400 PNS fugsional umum dan 694  PNS fugsional khusus. ”Dari hasil perhitungan, DKK masih membutuhkan tambahan PNS sebanyak 205 PNS fungsional umum dan 340 PNS funggsional khusus,” paparnya. Muhammad Ismail