JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Solo Promosi UMKM via Radio

Solo Promosi UMKM via Radio

340
ilustrasi
ilustrasi

BALAIKOTA-Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jawa Tengah (Jateng) menggelar peringatan hari penyiaran nasional (Hasiarnas). Event itu, kali ini mengangkat tema ”Penyiaran Kreatif untuk Ekonomi Kreatif,”.

Ketua Panitia Hasiarnas, Hari Wiryawan, mengatakan, event itu secara nasional dipusatkan di Bali. Khusus di Solo, diperingati di kompleks RRI Solo, mulai tanggal 29-31 Maret. Sejumlah kegiatan digelar, mulai dari seminar hingga festival kuliner.

”Peringatan Hasiarnas tahun ini bersama Pemkot Solo akan bekerja sama dalam hal mempromosikan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) sebagai bentuk ekonomi kreatif. Caranya, disiarkan ke radio-radio,” ujar Hari, Sabtu (30/3).

Kata Hari, fungsi radio saat ini sudah jauh berkembang, menyesuaikan kebutuhan zaman. Sebagai salah satu media penyambung informasi melalui udara, katanya, radio sangat membantu Pemkot Solo dalam menyampaikan program ke masyarakat. ”Masyarakat juga mengerti perkembangan informasi terbaru seputar Solo. Mulai politik, ekonomi hingga  pembangunan,” katanya.

Khusus pada event Hasiarnas tahun ini, pihaknya menggandeng para UMKM, perajin dan pengusaha untuk mempromosikan produk mereka melalui radio. Dengan cara itu, UMKM di Solo bisa tumbuh dan berkembang, dan tidak kalah dengan produk asing.

”Bentuknya, bisa berupa siaran khusus di radio.Di Solo kaya sumber daya manusia yang kreatif. Jadi sangat pas diangkat ke publik melalui radio. Kegiatan itu bisa menginspirasi masyarakat untuk berwirausaha,” jelasnya.

Menurutnya, di Solo ada 10 radio swasta yang bergabung dalam KPID. Sedangkan di tingkat Solo dan eks Karesidenan Surakarta, ada 150 radio swasta dan komunitas. Semua radio itu akan diundang untuk mengampanyekan gebrakan baru terkait program khusus. Yakni, mengangkat ekonomi kreatif di daerahnya masing-masing.

”Semua pemilik perusahaan radio sudah sepakat dengan program khusus ini. Tinggal bagaimana membuat konsep dengan menyesuaikan muatan lokalnya,” ucapnya.

Muhammad Ismail

BAGIKAN