JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Solo Raih Penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan

Solo Raih Penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan

326
BAGIKAN

Sukses Sulap Area Kumuh, Tata PKL dan Tata Kota

solo-Penghargaan (1)
Penghargaan Inovasi Manajemen Perkotaan. Dok

Walikota Solo Hadi Rudyatmo, Kamis (28/2) pagi, sudah berada di halaman studio Indosiar, di Jalan Daan Mogot, Jakarta. Misinya ke Jakarta pagi-pagi itu, adalah mewakili Kota Solo untuk meraih penghargaan dari Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi.

Ya, kemarin, Pemkot Solo dinobatkan sebagai peraih penghargaan sebagai daerah Inovasi Manajemen Perkotaan (IMP) terbaik. ”Penghargaan ini diberikan kepada kabupaten atau kota yang telah berhasil menata kawasan kumuh,” ujar Walikota Rudyatmo.

Ia menceritakan, dalam penghargaan kali ini, Pemkot Solo meraih penghargaan untuk tiga kategori. Yakni, kategori penataan kawasan kumuh, penataan pedagang kaki lima (PKL) dan penataan kota.

Rudyatmo berujar, keberhasilan Pemkot Solo itu, tak lepas dari peran serta masyarakat yang selama ini mendukung program Pemkot. Ia mencontohkan, indikator keberhasilan Pemkot sehingga meraih penghargaan itu di antaranya, Pemkot berhasil memindahkan PKL Manahan dan Monumen 45 Banjarsari tanpa kekerasan.

Kemudian, berhasil menata kawasan Ngarsopuro, yang kini jadi salah satu ikon budaya Solo. Sedangkan, pentaan kawasan kumuh, Pemkot Solo dianggap berhasil merelokasi sejumlah warga bantaran Bengawan Solo ke tempat yang lebih layak. Meski memang, program relokasi hingga kini belum rampung 100 persen.

Menteri Gamawan Fauzi, mengatakan, perhargaan itu, bukan sembarang penghargaan. Tapi, penghargaan itu sebagai apresiasi Pemerintah Pusat, karena kota tersebut berupaya menyejahterakan warganya. ”Setelah dapat penghargaan, kami berharap kabupaten atau kota dapat terus meningkatkan kesejahteraannya terutama dalam pemberdayaan PKL, dan menata kawasan kumuh,” ucap Gamawan dalam sambutannya.

Solo bukan satu-satunya kota yang dapat penghargaan kemarin. Tapi, ada 11 kabupaten/kota lainnya yang dapat penghargaan serupa. Untuk wilayah Jawa Tengah, selain Solo, kota berprestasi itu adalah Kota Pekalongan. Program lomba Inovasi Manajemen Perkotaan, merupakan program dari Kementerian Dalam Negeri melalui Dirjen Banda, yang pesertanya adalah seluruh kabupaten dan kota di Indonesia. Muhammad Ismail