JOGLOSEMAR.CO Daerah Boyolali Tabrak Pohon, Tronton Kosong Ringsek

Tabrak Pohon, Tronton Kosong Ringsek

855
BAGIKAN
0403-ono-truk ringsek
Joglosemar|Ario Bhawono
TRONTON RINGSEK- Kondisi tronton yang ringsek usai menabrak pohon di jalur lingkar utara, di turunan Dukuh Kalikiring, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo, Minggu (3/3) pagi.

BOYOLALI – Kecelakaan terjadi di ruas Jalan Lingkar Utara (Jalinkut) Boyolali, Minggu (3/3). Sebuah truk tronton tanpa muatan menabrak sebuah pohon besar usai menyalip sebuah kendaraan, tepatnya di turunan tajam Dukuh Kalikiring, Desa Kragilan, Kecamatan Mojosongo.

Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, meskipun sopir truk tronton, Riyanto (50), warga Jetis Nganjat, Polanharjo, Klaten, sempat terjepit di kabin depan yang ringsek berat. Beruntung, korban segera mendapat pertolongan dan dilarikan ke RSU Pandanarang untuk perawatan medis.

Dari informasi yang dihimpun Joglosemar di lokasi kejadian menyebutkan, kecelakaan diperkirakan terjadi sekitar pukul 04.30 WIB. Saat itu, tronton AD 1965 C dikemudikan Riyanto melaju dari arah Semarang hendak menuju ke Klaten. Saat itu truk dalam kondisi kosong tanpa muatan.

Sesampainya di lokasi kejadian, truk berusaha mendahului sebuah kendaraan tak dikenal. Diduga, saat menyalip truk terlalu ke kanan hingga keluar jalur. Sementara kondisi bahu jalan tidak padat, membuat roda truk amblas dan tidak bisa dikendalikan. Akibatnya, truk tidak mampu kembali ke jalur dan terpeleset kemudian menabrak pohon besar di kanan jalan.

Lantaran truk tronton melaju cukup kencang, truk menghantam pohon dengan suara keras. Bahkan kondisi truk miring nyaris terguling. Sementara mendengar suara benturan keras, warga sekitar pun langsung berdatangan. Warga segera memberi pertolongan. Sopir truk yang terjepit di kabin, segera dikeluarkan dan dibawa ke rumah sakit.

Sementara itu petugas Satlantas Polres Boyolali segera datang ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan. Tronton yang ringsek berat di bagian kepala, kemudian segera dievakuasi dari lokasi kejadian. Kecelakaan di turunan Jalinkut Kalikiring tersebut sering memakan korban. Selain kondisi ruas jalan yang menurun, di bagian ujung juga terdapat belokan tajam. Kondisi ini diperparah dengan bahu jalan yang tidak diuruk dengan tanah keras. Sehingga saat kendaraan keluar jalur, seringkali mengalami nahas dan terakibat kecelakaan tunggal. “Sudah sering terjadi kecelakaan di sini, sebelum ini juga ada bus yang terperosok, kan bahu jalannya gembur sekali,” tutur Nandi (50), warga setempat.

Ario Bhawono