JOGLOSEMAR.CO Selonjor Sik Lha dalah Terlanjur Lompat Pagar

Terlanjur Lompat Pagar

618
BAGIKAN

TERLANJUR LOMPAT PAGARPeristiwa nganyelke ini terjadi beberapa waktu lalu. Saat itu Dul Kenthut sedang cuti dari kantor karena harus menunggui anaknya yang sekolah di sebuah PAUD. Ia terpaksa ambil cuti karena istrinya harus menunggui ayahnya yang sedang dirawat di sebuah rumah sakit di Semarang.

Rupanya Dul Kenthut menikmati benar peran barunya untuk mengantar jemput anaknya sekolah. Ia bisa sedikit santai dan melepaskan dari kepenatan pekerjaan kantor, sekaligus bisa bercengkerama dengan beberapa tetangganya yang juga mengantar jemput anaknya.

“Wah, ternyata asyik juga kalau setiap hari bisa nemani anak kayak gini,” kata Dul Kenthut saat duduk berdua dengan Jim Belong di depan gedung PAUD.

“Heleh. Seminggu kamu begini terus, pasti bosen,” sahut Jim Belong.

Mereka terus ngobrol, sampai akhirnya anak-anak mereka berlarian keluar. Mereka pun menggendong anak mereka masing-masing sambil berjalan pulang ke rumah. Kebetulan rumah mereka searah dan jaraknya juga tidak terlalu jauh.

“Mampir dulu, Jim,” tawar Dul Kenthut begitu sampai di depan rumahnya. Tangannya sibuk mencari kunci. Jim Belong yang bermaksud mampir, berdiri menunggu.

Waduh… kunciku ilang,” keluh Dul Kenthut dengan wajah lesu.

Setelah berdiskusi dengan Jim Belong, Dul Kenthut memutuskan untuk melompati pagar rumahnya yang cukup tinggi untuk mengambil kunci cadangan yang jadi satu dengan kunci motor. Ia cukup membongkar kunci gembok garasi supaya bisa mendapatkan kunci cadangan tersebut.

Dengan dibantu Jim Belong, Dul Kenthut pun melompati pagar rumahnya. Setelah bersusah payah berusaha, ia pun sampai di seberang pagar. Saat sedang sibuk membongkar kunci gembok garasi, Jim Belong berteriak sambil mengacungkan sebuah kunci. “Dul… kuncimu wis ketemu!

Hah? Ketemu di mana?” tanya Dul Kenthut heran.

“Anakmu yang menemukan, di dalam tasnya,” sahut Jim Belong. Dul Kenthut baru ingat, ia tadi memang memasukkan kunci tersebut ke dalam tas Bill Tengil. Haduh, tiwas mlumpat pager.