JOGLOSEMAR.CO Iptek Otomotif Test Ride Scoopy PGM-FI

Test Ride Scoopy PGM-FI

2987
BAGIKAN

Jok Lebih Lebar, Nyaman Dikendarai

100313-otomotif-new scoopy FI 3Astra Honda Motor (AHM), resmi meluncurkan produk terbarunya Scoopy PGM-FI. Tidak ingin menyia-yiakan kesempatan, Joglosemar mencoba secara langsung skuter matik yang digadang-gadang memberikan kenyamanan dan ketangguhan yang lebih ketimbang pendahulunya.

Dilihat dari desainnya, Honda Scoopy PGM-FI ini berbeda dengan Scoopy lama. Hal ini lantaran perubahan konsep yang diusung. Scoopy PGM-FI memiliki desain yang lebih modern, bukan lagi klasik. Terlihat dari lampu sein depan yang menyatu dengan bodi di bagian sayap dan begitu juga dengan lampu sein bagian belakang.

Selain penempatan lampu sein yang berbeda, Scoopy PGM-FI juga mengadopsi projector headlight. AHM mengklaim merekalah yang pertama kali menggunakan lampu utama tersebut di segmen skutik di Indonesia. Teknologi ini diyakini membuat sorot lampu menjadi semakin terang dengan menggunakan lampu HS-1 berkapasitas 35 watt.

Jika dilihat Scoopy PGM-FI memiliki desain bodi yang tidak berbeda jauh dengan Honda Beat FI yang belum lama ini diluncurkan. Jok yang dimiliki skutik ini lebih rendah sehingga kaki pengendara dengan postur tubuh 165 cm pun bisa menapak secara sempurna ke aspal.

Selain itu, sama seperti Honda Beat FI, posisi aki berada di bawah dek pijakan kaki. Dengan penempatan aki di bawah dek pijakan kaki, membuat bagasi Scoopy PGM-FI lebih luas. Menurut Agung Hounggo, People & Channel Netwoork Development AHM Semarang, bagasi Scoopy PGM-FI 6 kali lebih besar dari Scoopy terdahulu.

Joglosemar juga mencoba memasukkan helm bawaan Scoopy dan ternyata helm tersebut bisa masuk. Namun sayangnya, helm full face tidak bisa masuk. Untuk membuka bagasi, AHM menghadirkan tombol pembuka jok (seat opener) yang menyatu dengan kunci kontak magnetic sehingga menawarkan kenyamanan dan kepraktisan dalam mengoperasikannya. Tidak perlu mencabut kunci kontak untuk membuka jok.

Untuk fitur safety sama seperti skutik Honda lainya. Ada side stand switch yang membuat mesin tidak dapat dinyalakan apabila standar dalam posisi terbuka, parking brake lock, dan magnetic key shutter.

Joglosemar pun mencoba mengendarai skutik baru ini. Posisi berkendara tegak dan santai membuat nyaman. Posisi duduk cukup nyaman lantaran joknya lebar. Dek pijakan kaki pengendara juga sedikit diperluas. Suara mesinnya juga tidak terlalu kasar. Tarikan gasnya terbilang responsif. Pada bagian kaki-kaki, pelek masih menggunakan lingkar roda ring 14 dan karakter suspensi yang tidak jauh berbeda.

Yasser Arafat