JOGLOSEMAR.CO Foto Tiga Cagub Duel

Tiga Cagub Duel

306
BAGIKAN

logo pilgub jatengSEMARANG—Gelaran Pilgub Jateng 2013 menjanjikan pertarungan sengit. Tiga kontestan dipastikan akan berduel dalam pesta demokrasi lima tahunan yang dihelat 26 Mei mendatang. Mereka adalah pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko, serta Hadi Prabowo-Don Murdono.

Pasangan Ganjar-Heru sendiri baru mendapatkan rekomendasi sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari PDI Perjuangan, Selasa (5/3) malam.

Menurut PLH DPD PDI Perjuangan Jateng, M Prakosa, lamanya rekomendasi turun karena harus melewati beberapa proses yang memang panjang yaitu penjaringan dari 22 calon dan mengerucut menjadi delapan hingga tujuh melalui fit and proper test.

“DPP penyaringannya ketat dengan proses panjang. Sampai dua minggu lalu tiga calon didapatkan, sampai kemarin malam keputusan ada dua nama,” kata M Prakosa di Kantor DPD PDIP Jateng, Semarang.

Sekjen DPP PDIP, Tjahjo Kumolo, mengungkapkan, dipilihnya pasangan Ganjar-Heru karena dianggap konsisten dan tidak mencla-mencle. “Kita ingin figur yang benar-benar konsisten dan tidak mencla-mencle, pemimpin daerah yang bisa digugu dan ditiru,” ucap Tjahjo.

Selain itu, menurutnya pasangan tersebut merupakan putra Jateng yang pantas memimpin Jateng. “Putra asli daerah Jateng, keduanya bukan yang terbaik namun dianggap baik untuk maju,” tandasnya.

Rekomendasi dibacakan oleh Ketua DPP Bambang Wuryanto sekitar pukul 18.50 WIB. Menanggapi hal itu Ganjar mengatakan pihaknya akan menjalankan perintah partai dengan berpasangan dengan Heru yang merupakan Bupati Purbalingga.

Ganjar optimistis mampu memenangi Pilgub Jateng dalam satu putaran. Ditegaskannya, PDIP Jateng tetap akan solid dan tidak terpecah dengan keputusan pengusungan dirinya dan Heru menjadi pasangan Cagub dan Cawagub Jateng 2013. “Insya Allah, tidak ada perpecahan di PDIP. Saya dengar PDIP Jateng itu solid, jadi kemarin sudah bilang siapa pun yang dipilih tetap akan solid,” ujarnya usai mendaftar di KPU.

Sementara itu, meski tidak memperoleh rekomendasi dari PDIP, incumbent Sekda Pemprov Jateng, Hadi Prabowo (HP), langsung diusung oleh enam partai politik yaitu PKS, PKB, PPP, Gerindra, Hanura, dan PKNU. Pasangan Hadi adalah Bupati Sumedang, Don Murdono.

Sekitar pukul 22.00 WIB, kemarin, pasangan Hadi Prabowo-Don Murdono tiba di Gedung KPU Jateng di Jalan Veteran, Semarang. Wakil Ketua DPD Gerindra Jateng, Wasiman, mengakui sempat kesulitan menentukan Cawagub. Pasalnya, masing-masing partai memiliki usulan calon wakilnya sendiri. Padahal penutupan pendaftaran Pilgub dibatasi hingga pukul 24.00 WIB. “Tadi sempat alot soal wakilnya,” ungkap Wasiman.

Ditemui terpisah, Ketua DPD PAN Solo, Umar Hasyim, mengakui pertarungan di Pilgub Jateng kali ini akan sangat ketat. Ia tak menampik nama Bibit Waluyo, khususnya di Kota Solo, tidak populer setelah sempat bersitegang dengan mantan Walikota Solo, Joko Widodo (Jokowi).

“Memang suara Pak Bibit di Solo tidak begitu besar dan kurang pupuler. Tapi karena ini sudah menjadi keputusan partai maka kami siap memenangkannya,” ujar Umar Hasyim.

Meski diakuinya cukup sulit, pihaknya optimistis akan mendulang suara banyak. “Memang suara Pak Bibit di Solo itu tidak sebagus di daerah-daerah Pantai Utara (Pantura). Tapi kami tetap optimis bisa mengamankan dan memenangkan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo (Bisa) jadi Jateng satu (1) dan Jateng dua (2),” paparnya.

Selain berkoordinasi dengan internal partai, baik tingkat DPD maupun DPW, pihaknya juga akan koordinasi dengan partai pengusung lainnya, seperti Partai Demokrat dan Golkar. Rencananya akan dibentuk tim sukses untuk memenangkan pasangan Bisa. “Kami jalin komunikasi dengan partai lain. Yang jelas di Solo harus kerja keras dan tetap berupaya optimal,” imbuhnya.

Hal senada juga diungkapkan Sekretaris DPC Partai Demokrat Kota Solo, Supriyanto. “Kami akui di Solo posisi Pak Bibit kurang bagus. Namun kami sudah siapkan strategi khusus guna mendongkrak elektabilitasnya dengan membidik segmen-segmen tertentu,” jelas dia. Ari Welianto | Detik