Tiga Proyek Besar Diajukan ke APBN

Tiga Proyek Besar Diajukan ke APBN

442
Solo Techno Park
Solo Techno Park

BALAIKOTA- Pemkot Solo mengusulkan tiga proyek fisik besar untuk bisa dibiayai dana APBN. Tiga proyek itu, adalah Pasar Klewer, Solo Techno Park (STP) dan Benteng Vastenburg.

Walikota Solo, Hadi Rudyatmo, mengatakan, hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kota (Musrenbangkot) Solo tahun ini, menghasilkan beberapa keputusan penting.  Keputusan itu, menyangkut kebijakan strategis Pemkot Solo 2013/2014.

Dalam Musrenbangkot tahun ini ada banyak rekomendasi-rekomendasi yang arahnya menggunakan dana APBN dan APBD. ”Salah satu program yang diajukan dengan anggaran APBN yakni Solo Techno Park (STP), Pasar Klewer dan Benteng Vastenburg,” ujar Rudyatmo, Sabtu(23/1).

Menurut Rudyatmo, proyek fisik besar tersebut tidak mungkin dibebankan pada APBD. Karena, APBD dipastikan dipakai untuk kebutuhan penting lainnya terkait masalah warga Solo. ”Kalau STP bisa diselesaikan 100 persen akan mampu mencetak tenaga terampil per tahunnya 2.000-3.000 orang. Ini sangat penting untuk menciptakan SDM yang unggul,” ujarnya.

Selain itu, pengambilalihan aset Benteng Vastenburg yang sekarang ini sudah menjadi cagar juga diusulkan bantuan ke Pusat. Pasalnya, di sana sudah ada bangunan seperti Bank Danomon yang nantinya juga akan dibahas lebih lanjut.

Baca Juga :  Puan Ingatkan Pentingnya Revolusi Mental

”Untuk akuisisi tanah di sekitar benteng, khususnya di sebelah kanan dan kiri benteng akan dibebankan APBD. Namun, perlu persetujuan lebih dulu dari legislatif,” katanya.

Diakuinya, dana yang dbutuhkan untuk akuisisi tanah di sekitar Benteng Vastenburg mencapai Rp 30 miliar-40 miliar. Dana tersebut diajukan ke APBD Perubahan. Namun, kalau tidak bisa, akan diajukan ke APBD tahun berikutnya.”Pastinya dana sebesar ini tidak akan membebani APBD. Kecuali anggaran itu untuk tujuan yang tidak jelas,” paparnya.

Menurut Rudyatmo, Sisa Lebih Anggaran (Silpa) Pemkot 2012 banyak. Sehingga bisa dipertimbangkan untuk tujuan itu. Demikian juga dana bantuan BPHTB yang melampaui target dan sisa DAK yang banyak bisa mendukung rencana tersebut. ”Semua anggaran kegiatan yang ada di pos APBD 2013 sudah cukup. Sehingga Silpa ini digunakan untuk program kegiatan fisik,” katanya.

Baca Juga :  SRITEX TUMBUH MENDUNIA : Satu Panggung untuk Keragaman Bangsa

Kemudian untuk Pasar Klewer,  juga diajukan ke APBN, karena nilainya mencapai Rp 300 miliar. Pasar Klewer nantinya akan menjadi Pusat Grosir Regional Jateng. Jadi sudah bukan pasar tradisional lagi seperti sekarang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Suharto mengatakan, Musrenbangkot kali ini lebih pada peningkatan SDM atau nonfisik. Hal ini dikaitkan dengan solo yang sudah mendeklarasikan diri sebagai Kota Kreatif. Akan tetapi, untuk proyek fisik tetap ada, karena usulan dari masyarakat dalam Musrenbangkot tahun ini juga terus bermunculan. ”Hampir 70 persen usulan fisik dan nonfisik  hanya 30 persen. Untuk fisik berupa jalan kampung rusak,” kata Budi. Menurut Budi, persoalan itu, jadi dilematis bagi Pemkot yang ingin meningkatkan SDM. Tapi di lain sisi, banyak infrastruktur yang harus dibangun. Muhammad Ismail

BAGIKAN