Tiket KA untuk Minggu Ludes

Tiket KA untuk Minggu Ludes

324
Ilustrasi
Ilustrasi

JOGJA – Tiket kereta api jarak jauh dari Daerah Operasi VI Yogyakarta ke seluruh tujuan untuk keberangkatan Minggu (31/3) sudah habis terjual. Sisanya tinggal sekitar 20 persen  untuk keberangkatan Senin (1/4).

“Pada libur panjang akhir pekan seperti ini, ada peningkatan penumpang kereta api. Okupansi kereta jarak jauh di semua kelas bisa mencapai 100 persen dari rata-rata 80 persen pada hari biasa,” kata Manajer Humas PT Kereta Api Daop VI Yogyakarta, Sri Winarto di Jogja, Jumat (29/3).

Selain adanya lonjakan jumlah penumpang untuk kereta jarak jauh, selama libur panjang akhir pekan juga terjadi kenaikan jumlah penumpang untuk kereta komuter seperti Prambanan Ekspres, Sriwedari dan Madiun Jaya.

“Jika pada hari biasa, okupansi kereta komuter rata-rata 80 persen, maka saat libur panjang bisa mencapai 100 persen,” katanya.

Menurut dia, jumlah total penumpang di Daop VI Yogyakarta saat libur panjang akhir pekan mengalami peningkatan dari rata-rata 8.000 orang per hari menjadi 12.000 orang per hari untuk kereta jarak jauh dan komuter.

Selama libur panjang akhir pekan, lanjut Winarto, PT KA menaikkan harga tiket kereta api namun masih dalam batas normal. “Misalnya untuk kereta eksekutif tujuan Yogyakarta-Jakarta dijual dengan harga sekitar Rp 400.000, naik dibanding harga sebelumnya Rp 300.000,” katanya.

PT KA Daop VI Yogyakarta juga tidak menyiapkan rangkaian kereta api tambahan, namun hanya memaksimalkan rangkaian yang ada dengan menambah kereta khususnya untuk rangkaian kereta kelas eksekutif.

“Jika biasanya hanya membawa enam kereta, maka saat libur panjang seperti ini setiap rangkaian kereta bisa dimaksimalkan menjadi delapan atau sembilan kereta sesuai kapasitas lokomotif,” katanya.

Dengan sistem penjualan tiket yang bisa dilayani sejak H-90 sebelum keberangkatan, akan lebih memudahkan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kereta api, terlebih reservasi tiket tidak hanya bisa dilakukan di stasiun tetapi juga melalui cara lain.

Sementara itu, Ketua Asita DIY Edwin Ismedi Himna mengatakan kenaikan wisatawan saat libur panjang akhir pekan antara 10-15 persen dan didominasi oleh keluarga bukan perusahaan.

Berdasar data Asita, rata-rata kunjungan saat libur panjang akhir pekan adalah 1.000 orang. “Malioboro masih menjadi ikon wisata. Kenaikan tidak terlalu maksimal karena masih terlalu dekat dengan libur panjang sebelumnya,” katanya. *

Antara

BAGIKAN