JOGLOSEMAR.CO Foto Tim Garuda Asah Lini Belakang

Tim Garuda Asah Lini Belakang

235
BAGIKAN

Pertahanan terus dilakukan koreksi, besok (hari ini-red) masih akan ada latihan. Tapi, bukanlah latihan yang berat karena hanya akan melakukan latihan bola mati.” Rahmad Darmawan | Pelatih Timnas Indonesia

Timnas mulai Latihan Intensif. (ant)
Timnas mulai Latihan Intensif. (ant)

JAKARTA-Timnas sepakbola Indonesia fokus mengasah lini pertahanan dalam latihan menjelang pertandingan Grup C Pra Piala Asia 2015 melawan Arab Saudi, Sabtu (23/3) malam. Dalam latihan di  di lapangan Sutasoma 77, Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Kamis (21/3), pelatih Rahmad Darmawan (RD) mensimulasikan pertandingan dengan titik berat lini belakang. RD mengatakan latihan kemarin dimaksudkan agar pemain tengah dan belakang terbiasa untuk saling menutupi jika bertahan. RD menilai

Selain (RD) selaku pelatih kepala, dua asisten yakni Jacksen F Tiago dan Yeyen Tumena juga hadir dalam latihan tersebut.  Para pemain, yang terdiri dari 28 orang, dibagi RD dalam dua kelompok untuk melakoni latihan kerja sama menggunakan seperempat lapangan. Sementara itu ketiga penjaga gawang, Samsidar, I Made Wirawan, dan Kurnia Meiga, melakukan latihan terpisah dipimpin oleh Alan Afiludin.

Sejam kemudian, simulasi pertandingan menggunakan tiga perempat lapangan digelar. Sesekali RD menghentikan permainan untuk memberikan instruksi kepada para pemain. “Pertahanan terus dilakukan koreksi, besok (hari ini-red) masih akan ada latihan. Tapi, bukanlah latihan yang berat karena hanya akan melakukan latihan bola mati mengingat mereka akan banyak melakukan umpan silang,” imbuhnya.

Kapten Tim

Pada bagian lain, RD mengatakan pencoretan pemain dari 28 menjadi 23 pemain baru akan dilakukannya menjelang pertandingan yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno. “Tidak akan ada pengumuman seperti kemarin. Semua pemain yang ada saat ini akan terus bersama-sama,” terang RD seusai latihan. RD juga mengaku sudah memiliki kandidat kapten tim. “Saya sudah memiliki dua kandidat. Tapi, nanti saja saya ungkapkan,” ujar pelatih yang pernah menangani Persipura Jayapura dan Sriwijaya FC itu.

Sementara itu, asisten pelatih Jacksen Tiago menjelaskan lagi latar belakang pencoretan pemain naturalisasi Stefano Lilipaly.  Penjelasan ini diperlukan karena munculnya sanggahan dari mantan manajer tim nasional, Habil Maratti, bahwa kelengkapan administrasi Lilipaly sudah beres.

“Saya rasa semua itu sudah dijelaskan oleh Pak Rahmad dan Pak Harbiansyah, semua pertimbangannya karena masalah teknis. Yang bermasalah cuma Lilipaly, menurut informasi yang kami dapatkan anaknya belum melengkapi surat administrasi,” ungkap Jacksen.  Detik