JOGLOSEMAR.CO Foto Timwas Century Usut 4 Nama Baru

Timwas Century Usut 4 Nama Baru

316
BAGIKAN

bank centuryJAKARTA-Tim Pengawas (Timwas) DPR RI dalam kasus Century mengunjungi rumah Anas Urbaningrum di Duren Sawit, Jaktim, Senin (4/3). Kedatangan Timwas untuk menindaklanjuti soal adanya kabar Anas memiliki informasi terkait kasus pencairan dana talangan senilai Rp 6,7 triliun kepada bank Century itu.

Tim Pengawas Kasus Bank Century DPR RI mengklaim telah menerima banyak informasi penting terkait. “Banyak sekali yang penting. Belum bisa kami ungkap ke publik, atas permintaan beliau,” kata Ketua Tim Kecil Timwas Bank Century, Fahri Hamzah, Senin (4/3).

Tim yang dianggotai oleh sembilan orang perwakilan seluruh fraksi yang ada di DPR itu, menggali informasi yang selama ini belum muncul sebagai dugaan baru pihak-pihak terkait Century.

“Itu (bukti di KPK) kan yang muncul ke permukaan. Yang akan kita gali adalah hal yang masih dalam simpanan atau di bawah permukaan. Kita berharap ada informasi soal aliran dana,” kata Bambang Soesatyo, Anggota Pansus Century.

Dalam pertemuan tersebut Timwas Century mendapatkan informasi baru. Yakni adanya empat nama baru yang mengetahui kasus ini. “Disebutkan oleh Pak Anas, ditemukannya 4 nama baru yang mengetahui kasus Century. Nama baru itu yang mengetahui banyak tentang kasus Century, dan itu sangat relevan,” kata Anggota Tmwas, Hendrawan Supratikno, menyatakan ada 4 nama baru yang mengetahui kasus century.

Menurutnya, informasi yang dimiliki oleh Anas Urbaningrum harus memenuhi 3 unsur untuk bisa ditindaklanjuti oleh Timwas, yaitu baru, relevan, dan spesifik.

“Ada sejumlah informasi yang harus kami dalami, jadi ada fakta yang terlewatkan, oleh Timwas tidak dianggap penting tapi dengan cara pandang berbeda menjadi penting. Kita akan bahas di kecil, karena Mas Anas bilang halamannya belum selesai,” ucap politisi PDIP itu.

Timwas sengaja mendatangi mantan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam tersebut untuk mengecek informasi kasus Century. Hal ini dilakukan karena Anas, yang pernah menjabat Ketua Fraksi Demokrat dan anggota Panitia Khusus Hak Angket Bank Century, diduga memiliki informasi signifikan.

“Dia mantan ketua fraksi, dia juga pansus dan petinggi demokrat. Masa nggak ngerti kasus Century,” kata Hendrawan.

Mengapa tim kecil yang ke rumah Anas, bukan Anas yang dipanggil ke DPR seperti Antasari Azhar? “Ini lain dengan Pak Antasari Azhar, Antasari sebut rapat dengan SBY dan petinggi pada 9 oktober 2008 tentang bank Indover di Belanda. Kemudian di penjara ternyata itu bailout Century dan ada proses luar biasa. Kemungkinan Anas dipanggil Pansus Century juga ada tergantung laporan Timwas,” ungkap Hendrawan.

Namun kedatangan Timwas Century ke rumah Anas diprotes Partai Demokrat. Ketua DPP Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menilai manuver Timwas Century berlebihan.

“Menurut saya berlebihan. Kita tunggu saja apa yang didapat, kalau tidak dapat apa-apa sebagai timwas melakuan kegiatan yang tanpa perencanaan yang baik hanya berdasarkan informasi yang sumir,” kata Didi Irawadi, Senin (4/3).

Menurutnya, Partai Demokrat tidak merasa khawatir dengan kedatangan timwas ke rumah Anas. Namun, jika tidak mendapatkan hasil dan sensasi Timwas, maka sangat disayangkan.(Detik)