JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Tingkat Kematian Ibu Melahirkan Tinggi

Tingkat Kematian Ibu Melahirkan Tinggi

567
BAGIKAN
ilustrasi
ilustrasi

KARANGANYAR—Tingkat kematian ibu akibat melahirkan di Kabupaten Karanganyar tergolong tinggi. Dalam beberapa tahun terakhir angka kematian ibu akibat melahirkan mengalami naik turun sehingga Pemkab perlu melakukan upaya maksimal.

Kepala Dinas Kesehatan Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo mengungkapkan pada tahun 2012 lalu, angka kematian ibu akibat melahirkan mencapai 127 per 100.000 kelahiran. “Tahun lalu angka kematian ibu 127 per 100.000 kelahiran, dengan jumlah ibu yang meninggal hingga 17 orang,” ungkapnya, kemarin.

Tingginya angka kematian ibu tersebut disebabkan oleh faktor penyebab tidak langsung. Yakni, karena penyakit yang diderita dan membahayakan nyawa ibu yang melahirkan. Namun, biasanya penyakit-penyakit tersebut baru diketahui saat proses melahirkan akan berlangsung. “Penyebabnya karena ditemukannya penyakit-penyakit yang membahayakan kehidupan, seperti kanker, paru-paru, dan karena pendarahan serta infeksi,” terang Cucuk.

Untuk menurunkan angka kematian ibu melahirkan tersebut, Dinas Kesehatan terus berupaya menekannya dengan meningkatkan kewaspadaan dini. Selain itu, upaya mengurangi jumlah ibu yang meninggal saat proses melahirkan juga dioptimalkan melalui program Gerakan Sayang Ibu.

Dijelaskan Cucuk, program Gerakan Sayang Ibu yang dilaksanakan oleh masyarakat bekerja sama dengan Pemkab tersebut bertujuan untuk meningkatkan perbaikan kualitas hidup perempuan, terutama kaum ibu. “Diharapkan program ini akan berdampak terhadap upaya penurunan angka kematian ibu karena melahirkan,” harapnya.

Cucuk menargetkan angka kematian ibu di Karanganyar bisa memenuhi target jumlah angka kematian ibu pada 2014 yakni 60 per 100.000 kelahiran. Kita akan bekerja keras dan mengupayakan untuk memenuhi target tersebut,” katanya.

Muhammad Ikhsan