JOGLOSEMAR.CO Daerah Karanganyar Tipu 10 CPNS, Rp 1 M Melayang

Tipu 10 CPNS, Rp 1 M Melayang

511
BAGIKAN

Wagino dalam kasus tersebut hanyalah bekerja untuk sejumlah nama di jaringan atasnya, yakni Agus Winarno, Bambang Subono, dan Eko Suranto alias Abdul Rohim.

PENIPUAN—Tersangka penipuan CPNS, Wagino diperiksa penyidik Satuan Reskrim Polres Karanganyar, Senin (4/3).  Muhammad Ikhsan
PENIPUAN—Tersangka penipuan CPNS, Wagino diperiksa penyidik Satuan Reskrim Polres Karanganyar, Senin (4/3). Muhammad Ikhsan

KARANGANYAR–Sindikat penipuan calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibongkar Satuan Reskrim Polres Karanganyar. Setidaknya 10 orang dari berbagai wilayah di eks Karesidenan Surakarta menjadi korban dari sindikat ini dengan kerugian mencapai Rp 1 miliar.

Salah seorang sindikat yang berhasil dibekuk oleh polisi adalah Wagino (54) , warga Jetis, Jaten, Karanganyar. Di hadapan penyidik Polres, ia mengaku menekuni aksi kejahatannya itu sejak tahun 2010. “Dalam aksi penipuan ini saya hanya bertugas sebagai perantara. Saya hanya mencari orang yang mau ditawari jadi CPNS saja. Awalnya mereka saya kumpulkan dulu di sebuah rumah makan di daerah Ngemplak, Solo. Lalu berlanjut di beberapa tempat, salah satunya rumah saya,” ungkap Wagino di Mapolres Karanganyar, Senin (4/3).

Dari aksi penipuan tersebut, Wagino berhasil mendapatkan 10 korban yang diharuskan membayar tunai sebesar Rp 105 juta setiap orang. Seluruh korban yang sejak awal telah mengikuti CPNS itu kemudian dirayu akan dimasukkan dalam kuota tenaga guru PNS untuk mata pelajaran Agama Kristen. “Namun aliran uang saya tidak mengerti, saya hanya mendapat jatah Rp 5 juta untuk setiap korban yang saya bawa,” terang penjaga SD Jetis 2, Kecamatan Jaten itu.

Wagino dalam kasus tersebut hanyalah bekerja untuk sejumlah nama di jaringan atasnya, yakni Agus Winarno yang dalam Pilkada Klaten lalu sempat mencalonkan diri sebagai bupati, nama lainnya yang tergabung dalam sindikat tersebut yakni Bambang Subono dan Eko Suranto alias Abdul Rohim. “Saya sendiri mengenal Pak Agus Winarno setelah dikenalkan oleh Eko Suranto itu,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar, AKP Fadli mengatakan sindikat penipuan CPNS ini terungkap setelah seorang korban yakni Sri Sulistyowati (30), warga Klaten melaporkan ke polisi pada akhir Februari lalu. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata salah satu yang terlibat adalah warga Karanganyar. “Korban ini berasal dari Solo, Klaten, dan Karanganyar. Tapi yang lapor baru satu,” terangnya.

Terkait dengan sejumlah nama yang disebut oleh tersangka Wagino, Fadli mengaku masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya juga bakal bekerja sama dengan jajaran Polres lain untuk mengungkap kasus tersebut. Tersangka saat ini telah mendekam di tahanan Mapolres Karanganyar dan akan dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman kurungan penjara selama empat tahun. Muhammad Ikhsan