JOGLOSEMAR.CO Sport Sport Nasional Uji Coba Persis LPIS vs Persipur LI: Ujian Terakhir Nnana Onana

Uji Coba Persis LPIS vs Persipur LI: Ujian Terakhir Nnana Onana

413
BAGIKAN
PERSIS LPIS MENANG--Pemain Persis Solo versi Liga Prima Sportindo Indonesia (LPIS), Ferianto (dua dari kiri) dan beberapa pemain lain merayakan gol yang berhasil diciptakannya saat bertanding dalam laga uji coba melawan PPSM Magelang di Stadion Manahan, Solo, Rabu (27/2). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
PERSIS

SOLO – Tim Persis Solo bentukan Liga Prima Indonesia Sportindo (LPIS) akan kembali menjalani laga uji coba, kali ini melawan tim dari kompetisi Divisi Utama (DU) PT Liga Indonesia (LI) Persipur Purwodadi di Stadion Manahan, Minggu (24/3). Uji coba ini pun akan menjadi ujian terakhir bagi Nnana Onana untuk membuktikan kemampuannya sebelum tim pelatih mengambil keputusan.

“Kami ingin kembali melihat progres tim baik dari segi fisik, teknik maupun kerja sama tim. Dengan melawan sesama tim divisi utama, kami harap bisa menjadi bahan evaluasi sebelum memasuki kompetisi. Kami harap setelah uji coba ini kami bisa memberi jawaban untuk Nnana Onana,” ujar pelatih Persis LPIS, Widyantoro, Sabtu (23/3).

Wiwid, sapaan akrab pelatih, menilai penampilan Onana sejak uji coba terakhir dengan PSISra Sragen (Minggu, 17/3), terus mengalami peningkatan. Karenanya pihaknya ingin menjadikan uji coba kali ini sebagai bahan penilaian akhir. Selain Onana, sebenarnya Wiwid juga berharap bisa melihat penampilan dari eks striker PSS Sleman, Charles Orock. Namun sayangnya, Orock saat ini masih belum kembali dari Jakarta karena menemani anaknya yang tengah sakit.

“Kita tunggu saja sampai besok. Semoga saja anaknya segera pulih sehingga Orock sempat kembali sebelum uji coba,” harapnya.

Sementara itu dari Manajer Persis LPIS, Joni Sofyan Erwandi, menegaskan bahwa Persis LPIS telah membulatkan tekad untuk tetap ikut dalam kompetisi DU LPIS. Meski pun saat ini Persis masih menyatakan keberatan dengan masuk ke grup I.

“Kalau ikut kompetisi saya pastikan 100 persen Persis tetap ikut. Itu sudah kesepakatan semua tim DU LPIS dalam pertemuan CEO kemarin. Namun kami akan tetap mengupayakan untuk bisa kembali digabung dalam grup II. Alasan utamanya jelas karena kalau masuk grup I akan memberatkan operasional tim,” ungkap Joni.

Joni melihat peluang untuk kembali ke grup II masih sangat mungkin, terlebih hasil pembagian grup yang lalu belum final. Terkait alasan pembagian grup agar tidak terjadi konflik dengan suporter PSS Sleman di grup II, Joni menjawab hal tersebut masih bisa didiskusikan, terlebih dengan menjunjung nilai sportivitas.

“Kalau Persis di grup I yang banyak tim luar Jawa tentu sangat membebani operasional tim dan itu bisa berdampak juga kepada penampilan tim,” tambahnya.

Agni Vidya P