JOGLOSEMAR.CO Daerah Sukoharjo Undian Los dan Kios Pasar Bekonang

Undian Los dan Kios Pasar Bekonang

693
BAGIKAN

Rp 5 Juta Bukan Pungutan Liar

ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO- Bupati Sukoharjo, Wardoyo Wijaya memastikan tidak ada pungutan liar bagi pedagang yang akan menempati los dan kios baru di Pasar Bekonang. Namun, pedagang akan dibebani bea balik nama dalam Surat Izin Penempatan (SIP), yang besarnya maksimal Rp 5 juta untuk kios.

Penegasan itu disampaikan Wardoyo dalam acara Slup-Slupan Pasar Bekonang, Kamis (21/3) malam. Dia menjelaskan, sesuai janjinya para pedagang akan mendapatkan los dan kios secara gratis tanpa ada pungutan Rp 1 pun. “Pedagang tidak akan bayar sama sekali untuk menempati los dan kios. Ini adalah sejarah baru di mana pemerintah memberikan tempat berdagang secara gratis,” kata dia.

Jika nantinya ada yang melakukan pungutan atas nama Pemkab Sukoharjo, Wardoyo meminta pedagang melaporkan langsung kepadanya. Dirinya akan memberikan sanksi yang tegas kepada oknum tersebut. “Tolong laporkan kepada saya,” ujarnya sambil menyebutkan nomor teleponnya dan langsung disambut pencatatan oleh ratusan pedagang yang hadir di halaman Pasar Bekonang.

Kendati demikian, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Sukoharjo itu menyampaikan pedagang akan dibebani bea balik nama SIP masing-masing los dan kios. “Ya tetap dibebani bea balik nama to. Untuk jumlahnya belum tahu karena belum dirapatkan oleh Pak Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo,” katanya lagi.

Namun, Wardoyo sudah memberikan batasan untuk retribusi bea balik nama SIP itu. Untuk kios berkisar antara Rp 3 juta hingga Rp 5 juta. “Nah, kalau los pastinya di bawah itu,” lanjutnya.

Ketua Himpunan Pedagang Pasar (HPP) Bekonang, Dwi Handono menjelaskan, nominal bea balik nama tersebut belum pasti. Kendati demikian, pihaknya menilai jumlah tersebut bisa dijangkau oleh pemilik kios. “Ya tidak masalah. Tapi kami masih menunggu keputusan bupati mengenai bea balik nama itu,” katanya.

Di sisi lain, Jumat (22/3) siang, sebanyak 169 pedagang yang terdiri atas pedagang pakaian dan kain, sandal, sepatu, tas, asesoris, jahit serta kaca mata mengikuti program undian los mereka di kantor Pasar  Bekonang. Lurah Pasar, Dimin menjelaskan, pembagian kios dan los melalui sistem undian dilakukan sebanyak empat bertahap. ”Karena jumlah pedagang sangat banyak, yakni 723, maka pembagiannya kami bagi dalam empat tahap,” katanya.

Pihaknya juga menyatakan sudah memberikan sosialisasi mengenai zona di pasar itu. Hasilnya, para pedagang tidak menyampaikan keberatannya atas kebijakan Pemkab Sukoharjo itu.

Murniati