Warga Diminta Proaktif Melapor

Warga Diminta Proaktif Melapor

291
SKETSA KORBAN- Petugas sedang menempel sketsa wajah korban pembunuhan disertai pembakaran di Mapolsek Kartasura, Sukoharjo, Jumat (1/3).  Joglosemar/ Murniati
SKETSA KORBAN- Petugas sedang menempel sketsa wajah korban pembunuhan disertai pembakaran di Mapolsek Kartasura, Sukoharjo, Jumat (1/3). Joglosemar/ Murniati

SUKOHARJO-Penyidik Polres Sukoharjo masih melakukan pengusutan pascapembuatan sketsa korban pembunuhan di Pucangan, Kartasura. Terkait dugaan bahwa korban merupakan warga Karanganyar, penyidik akan menindaklanjutinya.

Kapolres Sukoharjo, AKBP Ade Sapari melalui Kasatreskrim AKP Andis Arfan Tofani menyebutkan segera menerjunkan petugasnya ke Karanganyar. “Setelah mendapat info mengenai laporan warga itu, kami segera meminta petugas untuk melakukan pengecekan apakah informasi itu benar atau tidak. Kami pun belum bisa memastikan apakah memang korban beralamat yang dilaporkan itu,” ujar dia.

Baca Juga :  Resmi Daftar Cagub Jateng, Wardoyo Terharu Mendapat Banyak Dukungan

Di sisi lain, pihaknya meminta masyarakat yang melihat sketsa dan merasa mengenal untuk segera melapor kepada kepolisian. Dengan langkah itu, kasus pembunuhan disertai pembakaran itu bisa segera diketahui identitas korban dan motifnya. “Kami minta masyarakat proaktif untuk melapor jika memang mengenal wajah yang ada di sketsa tersebut,” kata dia.

Sebelumnya, Polres Sukoharjo membuat sketsa wajah korban pembunuhan di Dukuh Gandikan RT 2/ RW IV Pucangan Kartasura di Mapolsek Kartasura, Jumat (1/3) lalu. Sketsa itu dibuat oleh orang yang ahli membuat sketsa dan biasanya diajak bekerja sama dalam kasus terorisme. Pemasangan sketsa itu juga direncanakan dilakukan di semua Mapolsek yang ada di Kabupaten Sukoharjo.

Baca Juga :  Sukoharjo Luncurkan Administrasi Kependudukan Online

Tidak hanya itu, sketsa itu juga akan ditempel di papan pengumuman kelurahan-kelurahan dan tempat-tempat yang dirasa strategis dan mudah dibaca masyarakat.

Sementara itu, Sabtu (2/3), salah seorang warga ada yang menelepon ke redaksi Joglosemar, yang mengaku mengenali korban seperti dalam  sketsa tersebut.  Murniati

 

BAGIKAN