Wonogiri Terancam Krisis Bidan

Wonogiri Terancam Krisis Bidan

1117

ilustrasi bidanWONOGIRI-Sebanyak 164 bidan berstatus Pegawai Tidak Tetap (PTT) menunggu keputusan dari pusat. Mereka terancam tidak bisa lagi memperpanjang masa tugas karena keluarnya aturan baru. Jika memang benar, pihak Pemkab otomatis akan kekurangan banyak tenaga bidan.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Wonogiri, Widodo mengatakan aturan baru itu adalah Permenkes Nomor 7 Tahun 2013 tentang Pedoman Pengangkatan dan Penempatan Dokter dan Bidan PTT. Untuk Wonogiri, kini tidak ada lagi dokter yang berstatus PTT.

“Permenkes itu kami terima pada akhir Januari lalu. Di dalamnya salah satu aturan menegaskan bahwa penugasan bidan dan dokter PTT maksimal bisa diperpanjang selama dua kali. Padahal yang ada di Wonogiri, semua sudah lebih dari dua kali,” terangnya, Jumat (22/3).

Baca Juga :  Wonogiri Minta Tambahan Elpiji 3 Kilogram

Namun demikian, belum jelas apakah aturan itu berlaku saat ini, ataukah untuk semua bidan PTT yang telah bertugas sejak belum keluarnya aturan tersebut. Kini pihaknya masih menunggu langkah apa yang harus dilakukan pihak Pemkab.

“Kami juga berharap pihak Pemkab bisa menjembatani masalah ini. Diakui atau tidak, kami terbantu dengan adanya bidan PTT ini. Kalau memang nanti tidak bisa dilakukan perpanjangan, kami harap ada rekrutmen melalui jalur CPNS,” lanjut dia.

Baca Juga :  Koramil Pracimantoro Bangun Kamar Mandi untuk Warga Kurang Mampu

Sekda Budiseno mengatakan hingga saat ini tetap mengajukan permohonan tambahan kuota CPNS namun sejak dua tahun ini gagal menggelar CPNS. Dua tahun lalu ada pemberhentian sementara CPNS dan tahun ini terkendala aturan belanja APBD tidak boleh lebih dari 50 persen. “Usulan tetap kami ajukan setiap tahun, tapi belum dikabulkan semua,” kata dia.

Seperti diberitakan, besar belanja pegawai dalam APBD Kabupaten Wonogiri tahun ini, lebih dari 50 persen dari total anggaran APBD yang ada. Sesuai aturan pusat, kabupaten/kota dengan kondisi seperti ini tidak bisa melakukan perekrutan CPNS.

Eko Sudarsono

BAGIKAN