JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri 150 Dusun di Wonogiri Belum Teraliri Listrik

150 Dusun di Wonogiri Belum Teraliri Listrik

691
BAGIKAN

Kondisi Geografis Jadi Kendala

LISTRIK-Salah satu sisi Dusun Gunungwangunan, Desa Gedongrejo,Kecamatan Giriwoyo yang dua bulan lalu masih dalam proses pemasangan tiang listrik. Foto diambil dua bulan lalu. Joglosemar | Eko Sudarsono.
LISTRIK-Salah satu sisi Dusun Gunungwangunan, Desa Gedongrejo,Kecamatan Giriwoyo yang dua bulan lalu masih dalam proses pemasangan tiang listrik. Foto diambil dua bulan lalu. Joglosemar | Eko Sudarsono.

WONOGIRI-Sebanyak 150 dusun di Kabupaten Wonogiri belum teraliri listrik oleh Perusahaan Listrik Negera (PLN).  Dusun-dusun tersebut berada di 52 desa/kelurahan yang tersebar di 16 Kecamatan di wilayah Wonogiri.

Kepala Dinas Pengairan Energi dan Sumber Daya Mineral (SDM), Arso Utoro melalui Kabid Geologi Air Tanah dan Energi Eko Septaningsih mengatakan dari pendataan SDM di wilayah Wonogiri masih terdapat sekitar 150 dusun belum mendapatkan pasokan aliran listrik dari PLN. Mereka sudah sejak lama tidak mendapatkan pasokan listrik dan terpaksa mengunakan penerangan seadanya.

“Kondisi daerahyang belum mendapatkan aliran listrik tersebut secara geografisnya berada didaerah perbukitan dan jauh dari pusat kota,” ujar Eko, Selasa (20/8).

Dikatakan Eko, 150 dusun tersebut tersebar berada di 52 desa dan 16 kecamatan di Wonogiri. Untuk tahun ini, baru ada dua dusun yang teraliri listrik PLN. Yakni Dusun Kolotoko, Desa Sendang, Kecamatan Wonogiri dan Dusun Gunungwangunan, Desa Gedongrejo, Kecamatan Giriwoyo. Dua dusun ini mulai menikmati listrik sejak Lebaran lalu.

“Untuk wilayah lainnya belum ada kepastian kapan akan teraliri listrik. Karena dalam pemasangan listrik tersebut,

satu tahun hanya dua sampai tiga dusun yang bisa kami pasangi listrik,” jelasnya.

Ia mengaku, sampai akhir tahun ini rencana akan ada satu dusun lagi yang akan teraliri. Yakni Dusun Semanding, Desa Sambirejo, Kecamatan Slogohimo. Dana pemasangan listrik didapat dari APBD Provinsi Jateng. Berharap wilayah yang belum teraliri listrik bisa segera mendapatkan pasokan listrik dari PLN.

Sementara itu, Kepala Desa Sendang, Budi Hardono mengatakan, ada 17 KK dari 18 KK yang mulai menikmati listrik di Dusun Kolotoko. Satu KK diketahui medanya sangat sulit sehingga tidak terjangkau untuk mendapatkan aliran listrik.

Hal sedana diungkapkan Kadus Gunungwangunan, Sukirman mengatakan dari 43 KK baru 34 KK yang pasang instalasi listrik.

“Sejak dulu baru ini ada listrik dari PLN dan punya sendiri. Jelas senang. Selama ini hanya ganthol dan itu pun hanya untuk penerangan. Setrika dan TV tidak kuat,” katanya.

Perlu diketahui, sekitar 19 persen wilayah Wonogiri belum memiliki jaringan listrik PLN. Di antaranya di Kecamatan Wonogiri, Pracimantoro, Batuwarno, Baturetno, Eromoko, Giriwoyo, Wuryantoro, Tirtomoyo, Selogiri, Karangtengah, Jatisrono, Slogohimo, Kismantoro, Jatiroto, Bulukerto, Girimarto.

Dari data, Provinsi Jawa Tengah memiliki rasio elektirifikasi (pemenuhan jaringan listrik PLN-red) sebesar 79,02 persen. Paling rendah berada di Papua dengan rasio 32,29 persen. Eko Sudarsono