JOGLOSEMAR.CO Daerah Wonogiri 161 Calon Haji Diketahui Alami Gangguan Kesehatan

161 Calon Haji Diketahui Alami Gangguan Kesehatan

236
BAGIKAN

Darah Tinggi dan Diabetes Mendominasi

Kebanyakan dari 161 calon jamaah haji itu sudah berusia sepuh di atas 60 tahun, sebagian lainnya memang sudah mengidap sejumlah penyakit kronis. (Kabid Upaya Kesehatan DKK, Budi Ashari)

ilustrasi
ilustrasi

WONOGIRI-Sedikitnya 161 dari 348 calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Wonogiri berisiko mengalami gangguan kesehatan saat menjalankan ibadah haji mendatang. Gangguan kesehatan tersebut terdeteksi saat Calhaj melakukan pengecekan kesehatan di Puskesmas dan rumah sakit.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK), Widodo melalui Kabid Upaya Kesehatan, Budi Ashari mengatakan kebanyakan dari 161 calon jamaah haji itu menderita tekanan darah tinggi dan diabetes. Untuk jumlah Calhaj Wonogiri 2013 total ada sebanyak 348 orang dan akan mulai diberangkatkan pada September mendatang.

“Pemeriksaan terhadap para calon haji bisa dilakukan di Puskesmas asal dari masing-masing calon. Sekaligus diberikan suntikan untuk mencegah terjadinya radang meningitis. Dari 348 orang ada 161 yang berisiko. Baik karena mengalami hipertensi maupun sakit gula,” terang Budi, Jumat (23/8).

Budi menjelaskan, kebanyakan dari 161 calon jamaah haji itu sudah berusia sepuh di atas 60 tahun, sebagian lainnya memang sudah mengidap sejumlah penyakit kronis. Para calon jamaah berisiko ini diberikan surat rujukan untuk memeriksaan diri ke RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri.

“Rencana pemeriksaan di RSUD dimulai pekan depan. Mereka akan menjalani pemeriksaan lanjutan, yang tidak bisa diakomodir di Puskesmas. Dengan pemeriksaan ini, Calhaj yang sangat berisiko bisa saja tidak diperbolehkan berangkat. Tapi juga bisa tetap berangkat dengan dipersiapkan semua obat yang harus diminum selama berada di Mekkah,” paparnya.

Menurut Budi, ketika nantinya mendapati Calhaj perempuan dalam kondisi mengandung sudah pasti tidak akan bisa berangkat. Pentignya kesehatan bagi Calhaj harus benar-benar bisa menjaga kesehatan sampai keberangkatan menuju tanah suci nanti.

Kepala Kementrian Agama, Safrudin melalui Penyelenggara Haji dan Umroh Ali Yatiman mengatakan pembinaan manasik haji telah terlaksana.”Pembinaa manasik haji telah dilakukan dan diikuti semua calon jamaah haji. Dari 348 orang, sebanyak 165 laki-laki dan 183 perempuan,” katanya.

Ia menambahkan, Wonogiri, nantinya akan tergabung dalam Kloter 63 dan Kloter 64. Dua kloter ini akan berangkat dalam dua gelombang. Gelombang pertama direncanakan berangkat pada 9 September dan kedua pada 5 Oktober. Sedangkan dari data, calon termuda adalah Imam Hadi Wahyudi (26) warga dari Kecamatan Jatipurno.

Jika dirinci, maka ada 107 yang PNS dan lainnya swasta serta pensiunan dan warga umum. Dari sisi usia didominasi usia 50 hingga 60 tahun. Yakni sekitar 130 orang.

“Untuk yang tertua atas nama Marto Rejo Karmin (82) dari Kecamatan Wuryantoro. Masih seperti tahun lalu, calon haji didominasi PNS,” tambahnya. Eko Sudarsono