17 Kades Terpilih Dilantik

17 Kades Terpilih Dilantik

235
PELANTIKAN KADES- Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto melantik 17 Kades terpilih di Pendapa Kabupaten, Kamis (1/8). Joglosemar|Ario Bhawono
PELANTIKAN KADES- Wakil Bupati Boyolali Agus Purmanto melantik 17 Kades terpilih di Pendapa Kabupaten, Kamis (1/8). Joglosemar|Ario Bhawono

BOYOLALI –Sebanyak 17 Kepala Desa (Kades) terpilih hasil pemilihan Kades tanggal 23,26, dan 29 Juni lalu, dilantik Bupati Boyolali di Pendapa Kabupaten, Kamis (1/8). Wakil Bupati Agus Purmanto  berharap Kades yang dilantik bisa menjaga kerukunan warganya.

Dalam kesempatan itu Agus menyatakan para Kades terpilih harus bisa mempersatukan warganya, baik yang merupakan pendukung maupun yang bukan pendukungnya saat Pilkades lalu. “Pesan kami, jangan sampai terjadi perpecahan di antara warga gara-gara ekses Pilkades lalu,” tegas Agus.

Setelah terpilih dan dilantik, Kades harus bisa menjadi pengayom seluruh warga. Sehingga semestinya Kades mampu merangkul semua kalangan untuk menjalankan tugasnya, yakni berupaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat.

Selain, setiap Kades harus mampu berperan sebagai pelayan masyarakat. Sehingga pelayanan publik harus diberikan secara optimal, dan sewaktu-waktu jika masyarakat membutuhkan surat-surat penting ataupun permasalahan lainnya, maka setiap Kades harus bisa melayani dan mencarikan solusi terbaik.

Kabag Pemerintahan Desa (Pemdes) Setda Boyolali, Susilo Hartono menjelaskan, ke-17 Kades yang dilantik ini merupakan hasil Pilkades akhir Juni lalu. Pelaksanaannya tidak dibarengkan dengan tahapan Pilkades massal mengingat keterbatasan personil tim pemantau dan monitoring. Sehingga hasil Pilkadesnya pun baru dilantik saat ini. “Pelantikan kali ini untuk 17 Kades hasil Pilkades akhir Juni kemarin,” terang dia.

Sementara itu terkait dengan persoalan pelantikan Kades Tarubatang, Kecamatan Selo, yang belum dapat terlaksana hingga saat ini, menurut dia dikarenakan ada permasalahan belum terpenuhinya salah satu syarat administrasi Kades yang bersangkutan, yakni ketentuan ijazah. Sedangkan terkait Pilkades ulang di Desa Dlingo, Kecamatan Mojosongo, pihaknya menyatakan akan digelar usai lebaran mendatang. Dalam empat kali gelaran Pilkades sebelumnya, calon tunggal Tahanta gagal memenangi kotak kosong sehingga Pilkades harus diulang. Ario Bhawono

BAGIKAN