27 Kontingen Meriahkan Kirab Budaya Unggulan

27 Kontingen Meriahkan Kirab Budaya Unggulan

755
BUDAYA LOKAL - Peserta Kirab BUdaya Unggulan Daerah mementaskan salah satu kesenian lokal di Jalan Pemuda, Klaten, Rabu (21/8). Joglosemar/Angga Purnama
BUDAYA LOKAL – Peserta Kirab BUdaya Unggulan Daerah mementaskan salah satu kesenian lokal di Jalan Pemuda, Klaten, Rabu (21/8). Joglosemar/Angga Purnama

KLATEN – Sebanyak 27 kontingen memeriahkan Kirab Budaya Unggulan Daerah Se-Jawa Tengah dan DIY Tahun 2013, Rabu (21/8) siang. Kirab tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Klaten ke-209 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 RI.

Peserta yang berasal dari  18 kabupaten/kota di Jawa Tengah dan DIY itu berangkat dari simpang Bareng lor sekitar pukul 14.00 WIB. Rute kirab tersebut melewati Jalan Pemuda dan berakhir di Tugu Adipura. Masing-masing kontingen menyuguhkan atraksi yang menjadi andalan daerahnya. Peserta kitab berjalan kaki sambil menari, masing-masing membawa alat musik sendiri yang digotong atau diangkut dengan gerobak yang dihias sehingga menarik perhatian terutama anak-anak.

Kiran tersebut juga disambut meriah oleh ribuan masyarakat Klaten. Masyarakat yang ingin menyaksikan kirab sudah menunggu di sepanjang Jalan Pemuda yang menjadi rute kitab. Mereka terlihat sangat antusias. Besarnya antusiasme warga membuat pihak panitia memasang brigade dari tralis besi untuk mengantisipasi membludaknya penonton.

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten

Masing-masing peserta kirab berhenti sejenak di depan panggung kehormatan yang ada di depan Rumah Dinas Bupati Klaten untuk menunjukkan kebolehannya. Tampak hadir Bupati Klaten, Sunarna, sejumlah pejabat dan tamu undangan yang ikut menyaksikan kirab budaya tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten, Sugeng Haryanto, mengatakan kegiatan itu diselenggarakan untuk memperingati Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-209 dan Pemerintah Daerah Klaten ke-63, serta HUT RI ke-68. Dalam kesempatan ini pula, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten berupaya mengenalkan potensi yang ada di wilayah Klaten. “Dengan adanya kirab semacam ini, masyarakat akan lebih mengenal potensi kesenian yang ada di wilayah Klaten. Diharapkan, kecintaan masyarakat terhadap budaya lokal akan semakin kuat,” paparnya kepada wartawan di sela acara.

Baca Juga :  Tjokro Hotel Klaten, Upacara Sembari Mengenalkan Ikon Lurik Klaten

Selain itu, ia juga mengatakan, ajang tersebut bisa dimanfaatkan masing-masing daerah peserta kirab untuk promosi wisata. Ia berharap, melalui acara tersebut seni budaya lokal semakin berkembang. “Bukan hanya sebagai gelaran tahunan saja, namun juga sebagi pemupuk kecintaan masyarakat terhadap kesenian lokal,” ungkapnya. Meski demikian, pihaknya akan terus mengevaluasi penyelenggaraan acara tersebut agar menjadi lebih baik di tahun berikutnya. Angga Purnama

BAGIKAN