300 Penerima Bidik Misi UNS Tunggu Kepastian

300 Penerima Bidik Misi UNS Tunggu Kepastian

506
Pembantu Rektor I UNS, Prof Drs Sutarno MSc PhD
Pembantu Rektor I UNS, Prof Drs Sutarno MSc PhD

SOLO—Sebanyak 300 calon mahasiswa (Camaru) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta yang mendaftarkan bidik misi masih menunggu kepastian. Hal ini lantaran kuota yang ada untuk UNS hanya 1.020 sedangkan pendaftar mencapai 1.320 orang. Untuk masalah ini, UNS masih mengusahakan bidik misi bagi 300 orang tersebut. “Rencananya 200 akan diusahakan dari APBN dan 100 dari APBNP,” ungkap Pembantu Rektor 1 UNS Prof Sutarno kepada wartawan, Selasa (13/8).

Sementara menunggu kepastian kuota untuk 300 penerima itu, UNS saat ini sedang dalam proses melakukan survei ke rumah pendaftar bidik misi. Survei dilakukan untuk memastikan bahwa penerima memang berasal dari keluarga yang kurang mampu. Pengalaman tahun sebelumnya, survei bahkan bisa dilakukan hingga tiga kali. Belum diketahui jumlah yang disurvei hingga saat ini berapa, tapi Sutarno menegaskan bahwa survei sudah mendekati 100 persen. “Survei sudah diakukan yang selesai berapa belum tahu. Untuk survei ini kita sudah terjunkan baik dosen maupun mahasiswa,” jelasnya.

Menurut Sutarno, survei juga dilakukan untuk keperluan verifikasi. Data verifikasi kemudian akan dikirim ke pusat. Namun, penyerahan ini belum tahu kapan dilakukan karena angka pasti kuota untuk UNS belum ada. “Harusnya angkanya dulu yang jelas, baru setelah itu data verifikasi akan mengarah ke jumlah itu,” terangnya.

Sementara itu, sebelumnya Rektor UNS Surakarta Prof Dr Ravik Karsidi MS menandaskan jika ada mahasiswa baru UNS yang ketahuan melakukan manipulasi data, dia tidak segan-segan untuk membatalkan status kemahasiswaannya. Hal ini menurutnya sudah sesuai dengan instruksi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bahwa jika ada yang memanipulasi data, Rektor berhak membatalkan status kemahasiswaan. Rahayu Astrini

BAGIKAN

TINGGALKAN KOMENTAR