JOGLOSEMAR.CO Pendidikan Akademia 5.622 Mahasiswa Resmi Jadi Calon Sarjana Kampus Hijau

5.622 Mahasiswa Resmi Jadi Calon Sarjana Kampus Hijau

767
BAGIKAN

PELANTIKAN MAHASISWA BARU S1 UNS

SEMATKAN PIN-Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Ravik Karsidi MS menyematkan pin pada perwakilan calon mahasiswa baru dari sembilan fakultas saat upacara yang digelar di halaman gedung Rektorat setempat, Selasa (20/8). Pada tahun akademik 2013/2014 tercatat UNS menerima 5.622 mahasiswa Strata 1 (S-1). Joglosemar/Yuhan Perdana
SEMATKAN PIN-Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS), Prof Dr Ravik Karsidi MS menyematkan pin pada perwakilan calon mahasiswa baru dari sembilan fakultas saat upacara yang digelar di halaman gedung Rektorat setempat, Selasa (20/8). Pada tahun akademik 2013/2014 tercatat UNS menerima 5.622 mahasiswa Strata 1 (S-1). Joglosemar/Yuhan Perdana

Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menerima mahasiswa baru untuk tahun ajaran 2013/2014. Kali ini sebanyak 5.662 resmi mengenakan jas almamater UNS berwarna hijau. Bagaimanakah prosesi pelantikan yang dilakukan di halaman Gedung Rektorat UNS, Selasa (20/8) kemarin ?

Memasuki kawasan Kampus Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, Selasa (20/8) pagi terlihat pemandangan yang berbeda dari biasanya. Halaman Gedung Rektorat tampak dipadati oleh ribuan orang berseragam putih-putih dan mengenakan jas almamater berwarna hijau. Mereka adalah para mahasiswa baru (Maru) untuk program Strata 1 (S-1) yang resmi pagi itu, resmi dilantik.

Total sebanyak 5.622 Maru yang diterima dan dilantik untuk tahun ajaran 2013 ini. Jumlah tersebut terdiri dari 2.468 Maru yang diterima melalui jalur SNMPTN, 2.360 dari jalur SBMPTN dan 794 dari jalur UMB-PT. Rektor UNS, Prof Dr Ravik Karsidi MS pun berkesempatan melantik para Maru secara langsung.

Sebelum dilantik oleh Rektor, para Maru diserahkan oleh Panitia Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) UNS kepada Rektor selaku Ketua Senat. Selanjutnya, Rektor pun menyerahkan mahasiswa kepada Dekan masing-masing Fakultas. “Dengan mengucap Bismillahirahmanirahim saya nyatakan mahasiswa baru UNS Tahun Ajaran 2013/2014 sebanyak 5.622 secara resmi diterima dan dikukuhkan sebagai mahasiswa UNS Surakarta,” ungkap Ravik.

Menurut Ravik, 5.622 Maru ini adalah mahasiswa pilihan karena untuk dapat diterima di UNS mereka harus melalui bersaingan ketat dan berkompetisi dengan total 181.364 peserta yang mendaftar. Sehingga bisa dikatakan perbandingannya adalah 1 banding 32 peserta yang dapat diterima di UNS. “Bahkan untuk beberapa fakultas tingkat persaingannya mencapai 1 banding 112. Kami ikut bangga atas pencapaian ini,” tandasnya.

Ravik menjelaskan  bahwa saat ini, UNS bukan lagi hanya menajdi milik Kota Solo ataupun Jawa Tengah, namun lebih luas dari itu, di mana UNS kini telah menjadi milik Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan Maru yang datang dari 33 wilayah provinsi di Indonesia. Bahkan tahun ini ada tujuh Maru yang merupakan mahasiswa asing. “Tahun ajaran 2013 ini terdapat tujuh mahasiswa S-1 yang berasal dari Malaysia, Thailand, Bangladesh, Myanmar, dan Kamboja,” terangnya.

Usai penyambutan, para Maru ini akan memasuki masa orientasi mahasiswa baru (Osmaru). Ravik pun kembali menekankan bahwa tidak akan ada kekerasan dan eksploitasi fisik oleh kakak tingkat dalam Osmaru. Sehingga jika ada kekerasan yang terjadi, mahasiswa harus segera melaporkannya.

Selepas masa Osmaru, para Maru masih akan mendapatkan kuliah umum interaktif serentak dengan LAN streaming oleh Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dan Rektor UNS. “Prosesi pembekalan awal masih berlanjut dengan pelaksanaan ESQ di masing-masing fakultas. Harapannya agar anda benar-benar disiapkan oleh UNS untuk menjadi mahasiswa paripurna dalam perspektif spiritual dan akademik,” tutur Ravik.

Sementara itu, Pembantu Rektor I UNS, Prof Drs Sutarno, MSc Phd menjelaskan bahwa tahun ini ada 1.234 mahasiswa yang dipastikan akan menjalani kuliah secara gratis dengan adanya beasiswa Bidikmisi. Kuota ini pun rencananya bakal ditambah hingga 1.320. Sisa kursi yang ada ini akan diperuntukkan bagi mahasiswa yang tidak mampu secara finansial baik S1 maupun Diploma. “Saat ini sudah banyak yang mendaftar dan sudah kita verifikasi. Hari Kamis (22/8) mendatang akan kita rapatkan agar dapat segera diumumkan,” pungkasnya. Rahayu Astrini