5.790 Personel Satpol PP Diterjunkan

5.790 Personel Satpol PP Diterjunkan

277
ilustrasi
ilustrasi

SUKOHARJO- Sebanyak 5.790 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) diterjunkan dalam pengamanan dan kenyamanan arus mudik Lebaran 2013. Ribuan petugas itu ditempatkan di lima Pos Pengamanan Terpadu (Pospam) dan dua pasar tumpah di wilayah Kota Makmur dengan sistem shift.

Lima Pospam tersebut berada pertigaan Ngasem, Simpang tugu Joglosemar, Simpang empat Kartasura, Telukan, dan Nguter. Sedangkan dua pasar tumpah yang diprediksi dapat mengganggu kelancaran arus mudik yakni Pasar Telukan dan Pasar Ir Soekarno yang berada di Kecamatan Sukoharjo Kota. Pasar Nguter yang awalnya diprediksi akan timbul kerumunan orang karena pasar tumpah, ternyata tidak terjadi. Pasalnya, kegiatan jual beli dipindahkan ke Lapangan Nguter yang dijadikan lokasi darurat.

Kepala Satpol PP, Sutarmo mengungkapkan pihaknya mengikutsertakan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di masing-masing kelurahan. “Jadi, total personel yang kita siagakan ada 5.790 orang. Termasuk Linmas yang berada di masing-masing kelurahan/ desa,” katanya, Minggu (4/8).

Baca Juga :  Warga PSHT Diminta Ikut Jaga Kamtibmas

Linmas di bawah kepemimpinan Kasi Trantib kelurahan/ desa diberi tugas untuk melakukan pemantauan dan pengamanan terhadap titik-titik mana yang menimbulkan macet, termasuk pasar tumpah yang kemungkinan bisa muncul. Tentunya, Kasi Trantib tiap kecamatan terlebih dahulu harus berkoordinasi dengan Satpol PP sebelum mengambil tindakan. “Kami tekankan kepada semua petugas untuk mengedepankan aspek persuasif. Jangan sampai langsung bertindak tanpa pendekatan humanis,” ujarnya.

Disinggung pengamanan di Pospam, Sutarmo memaparkan satu lokasi dijaga oleh 15 orang dengan tiga shift jam kerja. Dengan demikian, satu Pospam dijaga oleh tiga orang per hari. “Kami hanya sifatnya membantu, sehingga personel Satpol PP yang ada di Pospam juga tidak banyak. Ya karena di sana juga ada petugas dari Polres, PMI, Dinas Kesehatan Kota (DKK), dan lainnya,” katanya lagi.

Baca Juga :  Wardoyo Minta Perusahaan di Sukoharjo Optimalkan CSR

Khusus pasar tumpah, dirinya menugaskan dua hingga tiga orang petugas di Pasar Telukan dan Ir Soekarno. Adapun jam yang diprediksi macet sekitar pukul 06.00 WIB hingga 10.00 WIB pagi.

Terpisah, Kasi Manajemen Jalan Dinas Perhubungan Informasi dan Komunikasi (Dishubinfokom), Ahmad Saryono menjelaskan sudah ada strategi untuk mengurangi angka kemacetan di Jalan Jenderal Sudirman atau pusat kota. Jika memang tingkat kemacetan tinggi, pihaknya akan menerapkan satu jalur di jalan tersebut. Pemudik dari arah selatan disediakan jalur alternatif ke Jalan Pemuda dan Rajawali. “Sedangkan pemudik dari arah utara akan kami sediakan jalur alternatif melalui simpang empat Bulakrejo. Jika jumlah kendaraan di pusat kota sudah berkurang, kami akan membuka kembali Jalan Jenderal Sudirman,” paparnya. Murniati

BAGIKAN