JOGLOSEMAR.CO Hiburan Selebritis Agnez Mo, Kejujuran Agnes Monica

Agnez Mo, Kejujuran Agnes Monica

623

agnes monicaAgnes Monica sedang menyiapkan album internasional pertamanya. Sebagai bentuk pemanasan merilis albumnya secara internasional, Agnes meluncurkan album di Indonesia terlebih dahulu. Ia menggandeng jaringan waralaba Indomaret. Album berjudul Agnez Mo itu berisi 10 lagu yang ada semuanya berbahasa Inggris.

Agnez Mo digolongkan istimewa karena album ini dibuat Agnes selama enam bulan di Amerika Serikat. Lagu tersebut melalui proses produksi, mixing, hingga mastering di Amerika Serikat. Di Amerika, Agnes bekerja sama dengan Timbaland yang pernah memproduksi album milik Missy Elliott, Aaliyah, dan Justin Timberlake.

Steve Muljoto yang merupakan kakak sekaligus manajer Agnes mengatakan jika album tersebut dibuat dalam jangka enam bulan melalui label milik Agnes sendiri, Etertainment Incorporated. “Memang pertama kali dikeluarkan dari label kita sendiri, bekerja sama dengan produser di Amerika,” kata Steve di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (30/8).

Agnes menyebutkan awalnya ada 14 buah lagu yang sudah dipersiapkannya untuk mengisi albumnya, namun akhirnya terpilih 10 lagu.  Sepuluh lagu yang mengisi album Agnez Mo, yakni Walk, Renegade, Bad Girl, Let’s All In Love, Be Brave, Flying High, Shut ’em Up, Hide and Seek, Got Me Figured Out dan Thinks Will Get Better.

Di antara lagu tersebut ada satu lagu ballad bertajuk Things Will Get Better yang diciptakan berdasarkan pengalaman pribadinya. Lagu tersebut bisa dibilang menjadi satu-satunya lagu ballad dari sembilan lagu yang bertempo cepat

Penyanyi yang tengah mengejar mimpinya menjadi penyanyi internasional ini mengatakan album tersebut adalah bentuk kejujurannya dalam bermusik dan berkarya. Meski semua lagunya berbahasa Inggris, Agnes tak khawatir masyarakat Indonesia kesulitan menerima albumnya.

“Di album ini saya ingin jujur baik dari musiknya sendiri. Mulai dari beat, lirik, this is what i love. Enggak cuma kota-kota besar yang bisa menerima album dalam bahasa Inggris. Tidak masalah dengan lagu bahasa Inggris, orang Indonesia enggak sebegitu primitif (dengan lagu Inggris). Orang Indonesia jauh lebih pintar dari yang orang pikir,” ujarnya.

Sementara itu perihal singlet internasionalnya, Agnes enggan menjelaskan lebih lanjut. Agnes beralasan belum saatnya membicarakan album internasionalnya karena ia akan merilis album di Amerika terlebih dulu, sebelum disebarkan ke Indonesia. “Kenapa enggak boleh ngomong di sini karena memang enggak boleh diomongin di sini dulu. Kita akan ada press release di sana (Amerika) dulu,” tuturnya.

Saat didesak, pelantun Paralize itu kembali memberikan petunjuk. Agnes menjabarkannya dalam lima kata kunci. “Timbaland, T.I, Russell Simmons, Brian White dan Coke Bottle,” sebut Agnes. Detik | Okezone

BAGIKAN