JOGLOSEMAR.CO Daerah Solo Akhirnya, Kawasan Serabi Notosuman Dijadikan Satu Arah

Akhirnya, Kawasan Serabi Notosuman Dijadikan Satu Arah

903
BAGIKAN
SOSIALISASI SATU JALUR--Petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo mengarahkan pengguna jalan saat melakukan sosialisasi pemberlakuan jalan satu arah di jalan Mohammad Yamin, Solo, Selasa (20/8). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo
SOSIALISASI SATU JALUR–Petugas dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Solo mengarahkan pengguna jalan saat melakukan sosialisasi pemberlakuan jalan satu arah di jalan Mohammad Yamin, Solo, Selasa (20/8). Joglosemar/ Kurniawan Arie Wibowo

SERENGAN-Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta memberlakukan satu arah jalan Mohammad Yamin di Kampung Notosuman, Kelurahan Jayengan, Serengan, mulai Selasa (20/8) kemarin. Pasalnya, volume kendaraan yang melintasi kawasan oleh-oleh serabi Notosuman itu sangat tinggi dan sering terjadi kemacetan.

“Mulai hari ini, Jalan Moh Yamin Notosuman diperlakukan satu arah, dari timur ke barat. Ini untuk memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut yang sering macet,” terang Kepala Bidang (Kabid) Lalu Lintas Dishubkominfo Kota Surakarta, Sri Baskoro, kemarin.

Pemberlakuan satu arah itu berlaku mulai pukul 06.00 WIB hingga 18.00 WIB. Ia menandaskan, perubahan tersebut merupakan usulan dari masyarakat sekitar melalui Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). “Ini juga menguntungkan pelaku usaha dan masyarakat, memang belum maksimal karena masih banyak tidak tahu dan ingin menerobos karena kan ini baru mulai,” ungkap dia.

Sebagai tahap awal, sosialisasi dilakukan hingga 30 hari ke depan. Selama sosialisasi tersebut, pihaknya menempatkan petugas guna menghalau pengguna jalan yang nekat melintasi. Setelah tahap sosialisasi, pengendara yang nekat melanggar akan langsung ditindak.

Kepala Dishubkominfo, Yosca Herman Soedrajat pun mengakui di kawasan Notosuman sering macet. “Di situ memang sering macet ditambah lagi bahu jalan yang dipakai untuk parkir kendaraan roda empat,” ujarnya.

Sementara itu salah satu warga, Supono (55) mengaku senang akhirnya Jalan Moh Yamin dijadikan satu arah karena lalu lintas menjadi lancar. “Kami jelas senang akhirnya terlaksana juga, karena sudah dua tahun lalu masyarakat mengusulkan ini,” ujar warga yang berprofesi sebagai Satpam ini.

Ia menambahkan, di kawasan tersebut hampir tiap hari macet, ditambah banyaknya pembeli serabi. “Hampir tiap hari pasti macet, biasanya waktu aktivitas masyarakat seperti siang hari,” pungkasnya. Ari Welianto