Anggota Paskibra Sukoharjo Mencuci Bendera Raksasa

Anggota Paskibra Sukoharjo Mencuci Bendera Raksasa

599

Bukti Cinta NKRI, Tetap Semangat Meski Puasa

RAKSASA- Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mencuci bendera merah putih berukuran 12 x 18 meter persegi di Alun-Alun Satya Nagara Sukoharjo, Jumat (2/8). Murniati
RAKSASA- Puluhan anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) mencuci bendera merah putih berukuran 12 x 18 meter persegi di Alun-Alun Satya Nagara Sukoharjo, Jumat (2/8). Murniati

Nuansa merah putih menyebar di Alun Alun Satya Nagara, Jumat (2/8) pagi. Sekitar 80 Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) berjajar memegang bendera merah putih. Ketika melihat banyaknya orang yang memegang, berarti bisa dikatakan ukuran salah satu lambang negara itu juga super jumbo.

Di tangan Museum Rekor Indonesia (Muresko), benda merah putih dilipatgandakan ukurannya, yakni panjang 18 meter dan lebar 12 meter. Para siswa usia SMA itu pun terlihat begitu sigap saat menyentuh kain berwarna merah putih itu. Terdengar suara pelatih memerintahkan kain raksasa itu dibentangkan dan dibawa setengah lari mengitari alun-alun. Puluhan anggota Paskibra pun langsung berlari dengan kompak.

Baca Juga :  Proyek Masjid Agung Baiturrahman Sukoharjo Capai 30 Persen

Seusai melakukan pemanasan, bendera langsung dilipat. Separuh anggota mundur dan memegang gayung serta ember. Dalam hitungan detik, air yang berada di gayung pun secara perlahan dibasuhkan ke atas kain pusaka itu. Suara gemercik air dan gesekan dengan tangan pun terdengar pelan. Sesekali kilatan cahaya akibat benturan dengan air membuat silau para anggota Paskibra.

Agar tidak rusak dan berjamur, bendera itu pun kembali dibentangkan. Namun, saat dibentangkan justru sobek di sambungan jahitan kain berwarna merah dan putih itu. Tahapan tersebut mencerminkan untuk mendapatkan bendera merah putih, para pahlawan harus bekerja keras. Secara spontan, Paskibra putri langsung berada di bawah bendera merah dan memeganginya sehingga bisa disambungkan dengan warna putihnya.

Baca Juga :  Wardoyo Minta Perusahaan di Sukoharjo Optimalkan CSR

Salah seorang anggota Paskibra, Prabo Aji mengaku jika latihan Paskibra selama ini dilakukan bersamaan dengan bulan puasa. “Insyaallah tetap puasa. Ini sebuah kebanggaan saat saya terpilih menjadi Paskibraka meski latihan ini lumayan berat. Kemarin sempat tidak kuat puasa,” kata siswa kelas kelas XI SMKN 5 Sukoharjo itu.

Salah seorang pelatih Paskibra, Ipda Maryana mengungkapkan, kegiatan mencuci bendera ini bertujuan membangkitkan kembali kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). “Ini sebagai simbol kecintaan kepada negara. Kalau soal bendera, ini memang ukuran paling besar,” katanya. Murniati

BAGIKAN