Bakso Bumbu Gombal

Bakso Bumbu Gombal

1043

BAKSO BUMBU GOMBALBulan puasa memang sudah lewat. Tapi bagi Dul Kenthut, saat bulan puasa kemarin ada yang spesial. Kejadiannya bermula saat ia sedang menanti waktu buka puasa. Lantaran istrinya sedang tidak ada di rumah, sedang tugas lembur di kantor. “Seperti biasa wae lah, makan bakso, malah seger,” pikir Dul dalam hati.

Di dekat rumah Dul memang ada tukang bakso yang jual. Waktu yang ditunggu tiba, suara azan sudah berkumandang. Tanpa babibu, ia langsung nyamperin warung bakso milik Jim Belong.  “Jim aku pesen bakso satu. Nggak pake lama, nggak pake mi, “ seru Dul.

Nggih, tunggu sebentar ya, “ kata Jim. Lantaran harus menunggu antrean, Dul pun langsung mengambil bungkusan berisi keripik kedelai sebagai  takjil pembuka dan memimun teh panas yang sudah dibuatkan oleh Jim.

Sepuluh menit berselang tapi pesanan Dul tak juga sampai di hadapannya. Ia pun langsung memesan dengan nada sedikit geram. “Nggak ngerti nahan lapar apa, “ ketusnya.

Tapi selidik punya selidik Jim yang kedatangan pelanggannya malah jengkang-jengking mencari sesuatu. Ia  seolah tak menggubris Jim yang asyik makan keripik kedelai. Setelah tiga kali memesan dan perutnya minta segera diisi, akhirnya Jim nekat mengambil mangkuk dan membuatkan bakso pelanggannya ini.

Namun saat Jim mengambil kuah bakso di panci dengan sendok kuah, ia mendapati pemandangan yang menarik. “Alamak kok ada kain gombal nyangkut di sendok kuah, “ ucap Jim.

Ternyata serbet itu masuk ke panci kuah bakso. Lebih parah lagi Dul Kenthut juga tahu kalau serbetnya sudah masuk di panci kuah. “Ah gak jadi beli ah ! Masak bakso pakai bumbu gombal “, begitu teriak Dul sambil ngeloyor pergi.

Waduh perut sudah lapar nggak jadi makan. “Wis jan, padahal lapar banget. Malah disuguhi bakso gombal, “ gerutu Dul. Dul Kenthut hanya bisa geleng-geleng kepala, kenapa juga ini serbet bisa masuk ke kuah. (Kiriman Lisa Hartini Jl. Nakula W -17 Grogol  Indah, Sukoharjo)

BAGIKAN