Bakul Klewer Gelar Bazar Sandang

Bakul Klewer Gelar Bazar Sandang

319
Ilustrasi/Joglosemar/Abdullah Azzam
Ilustrasi

PASAR KLIWON – Untuk memberikan keringanan bagi masyarakat saat merayakan Lebaran, Himpunan Pedagang Pasar Klewer (HPPK) menggelar bazar  sandang murah di halaman parkir timur Gapura Masjid Agung Surakarta, Minggu (4/8).

Dalam aksi sosial tersebut  para pedagang menyumbangkan jenis pakaian apa saja untuk dijual dengan harga murah.  “Ini untuk mengurangi beban masyarakat kecil terkait dampak kenaikan BBM, apalagi menjelang Lebaran. Ini juga sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi pedagang kepada masyarakat kecil,” ujar Ketua Panitia bazar pasar sandang murah, Muflikhatin, Kamis (1/8).

Menurutnya, bazar yang dilakukan itu semuanya menjual jenis pakaian yang dijual dengan harga murah. Pakaian tersebut merupakan sumbangan dari para pedagang, sehingga bukan pakaian bekas, melainkan pakaian stok lama. Kondisinya  juga masih cukup bagus dan saat ini sudah terkumpul di kantor HPPP dan akan terus bertambah.

Baca Juga :  Buka Simposium, Presiden Jokowi Ingat Masa Pimpin Solo

“Nanti kami jual dengan harga murah sekitar Rp 3.000, Rp 5.000, sampai Rp 10.000 tapi terlebih dulu akan kami pilah-pilah.  Jadi masyarakat bisa membeli untuk keperluan Lebaran, harapannya bisa meringankan beban masyarakat,” ungkap dia.

Nantinya untuk hasil penjualan yang terkumpul akan dipakai untuk kegiatan sosial. Seperti menjual Sembako dengan harga murah. Aksi tersebut sekaligus untuk mengetuk hari para pedagang agar peduli terhadap sesama khususnya di bulan Ramadan ini. Jadi setidak-tidaknya  pedagang tidak terus menerus mencari uang, tapi juga memikirkan masyarakat dengan aksi sosial itu.

Baca Juga :  Otak Penjambretan Ini Terpaksa Didor Kakinya

“Kami juga harus memikirkan masyarakat juga tidak sibuk nyari uang terus. Kegiatan ini juga satu rangkaian dengan buka bersama dengan anak yatim sebelumnya,” sambung dia.

Sementara itu, Sekretaris Panitia, Nur Fadhillah menambahkan bahwa HPPK tidak hanya sekedar menjalankan aksi sosial itu saja, tapi juga untuk ibadah. Karena ini sekaligus untuk mendekatkan pedagang dengan masyarakat kecil.

“Hanya saja, nanti masyarakat tetap akan dibatasi dalam pembeliannya. Ini agar semua bisa kebagian, nanti itu dari Pukul 08.00 WIB sampai Pukul 15.00 WIB,”  ujar dia. * Ari Welianto

BAGIKAN